23.9 C
Yogyakarta
Minggu, September 27, 2020

Gempa 7,4 SR: MDMC Banten Siagakan Personel, Warga Diimbau Waspada

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Optimalisasi Peran Lazismu, Edukasi Indeks Literasi Zakat Warga Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan sejak lama telah ikut andil dalam pengelolaan zakat...

Wali PAUD Muslimat NU Ikut Kerja Bakti Pembangunan PAUD ‘Aisyiyah

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menetapkan PAUD Aisyiyah Percontohan Takerharjo Solokuro sebagai juara Percontohan PAUD Tangguh. Tertanggal 9...

Kader Muhammadiyah Terbitkan Buku “Pada Masa Modern”

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Muh. Akmal Ahsan, Kader Muhammadiyah Yogyakarta kembali menerbitkan buku bertajuk Pada Masa Modern (2020). Sebelumnya, Kader...

Guru MIM Kenteng Raih Beasiswa PKK Senam Kemendikbud

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka mewujudkan Madrasah Berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik, guru MIM Kenteng ikuti seleksi...

Lokakarya Kepala SMK Muhammadiyah se-Jawa Tengah di Majenang

CILACAP, Suara Muhammadiyah – Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMK Muhammadiyah Jawa Tengah Gelar Lokakarya pada 25 sd 26  September 2020. Bertempat...
- Advertisement -

JAKARTA, Suara Muhammadiyah -Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyikapi kejadian gempa 7,4 SR disusul peringatan dini tsunami, MDMC Banten menyiagakan personel dan mengimbau masyarakat untuk menjauh dari wilayah pantai ketika peringatan potensi tsunami masih berlaku.

Ketua MDMC Banten, Bambang, menyampaikan bahwa MDMC Banten sudah berkomunikasi dengan Kepala Desa Cigorondong Kecamatan Sumur, Banten, bahwa warga yang mukim di daerah pantai sekitar Sumur telah mengungsi karena pengalaman tsunami pada Desember 2018 lalu.

Dalam laporannya, Bambang melaporkan, air laut daerah Sumur sampai dengan pukul 20:00 masih aman dan belum ada tanda-tanda air naik.

Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, ST terus menghimbau masyarakat agar tetap menyimak informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah percaya pada berita hoax.

Hingga berita ini diturunkan, BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami. MDMC Banten tetap bersiaga dan menyiapkan personel di bawah koordinasi dr Siti Noviyanti (Ovi) di nomor yang dapat dihubungi 087877582166.

Koordinator Divisi Tanggap Darurat Rehabilitasi & Rekonstruksi MDMC PP Muhammadiyah memberikan imbauan kepada masyarakat, antara lain:

1. Masyarakat dihimbau kembali ke tempat masing masing,
2. Masyarakat dihimbau tetap tenang dan waspada bila terjadi gempa susulan,
3. Masyarakat dihimbau tidak terpancing isu hoax,
4. Masyarakat dihimbau cek bangunan masing masing sebelum ditempati, dan tidak menempati bangunan yg rusak atau dikhawatirkan tidak aman,
5. Pastikan informasi resmi dari BMKG terkait gempa bumi dan tsunami.  (Aulia)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles