23.9 C
Yogyakarta
Minggu, September 27, 2020

Lazismu Pacu Kampanye Kurban untuk Kemanusiaan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Optimalisasi Peran Lazismu, Edukasi Indeks Literasi Zakat Warga Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan sejak lama telah ikut andil dalam pengelolaan zakat...

Wali PAUD Muslimat NU Ikut Kerja Bakti Pembangunan PAUD ‘Aisyiyah

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menetapkan PAUD Aisyiyah Percontohan Takerharjo Solokuro sebagai juara Percontohan PAUD Tangguh. Tertanggal 9...

Kader Muhammadiyah Terbitkan Buku “Pada Masa Modern”

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Muh. Akmal Ahsan, Kader Muhammadiyah Yogyakarta kembali menerbitkan buku bertajuk Pada Masa Modern (2020). Sebelumnya, Kader...

Guru MIM Kenteng Raih Beasiswa PKK Senam Kemendikbud

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka mewujudkan Madrasah Berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik, guru MIM Kenteng ikuti seleksi...

Lokakarya Kepala SMK Muhammadiyah se-Jawa Tengah di Majenang

CILACAP, Suara Muhammadiyah – Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMK Muhammadiyah Jawa Tengah Gelar Lokakarya pada 25 sd 26  September 2020. Bertempat...
- Advertisement -

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Momentum Idul Adha yang disempurnakan dengan berkurban berdampak pada bagaimana mewujudkan nilai-nilai sosial dan ekonomi yang bertumpu pada gerakan solidaritas sosial. Hal itu diparipurnakan kembali ibadah haji yang di dalamnya tidak saja untuk menggenapkan rukun Islam namun ada spirit ibadah berupa aktivitas berbagi yakni filantropi Islam.

Di momen ini, umat Islam menghidupkan api semangat dengan berbagi kepedulian dengan menyembelih hewan kurban yang dibagikan kepada fakir miskin. Semangat itu tidak akan berdampak luas jika hanya berhenti di masjid atau tempat-tempat tertentu. Namun, perlu memperluas jangkauannya dengan menyebarkan informasi ajakan berkurban agar dampaknya dapat dirasakan bersama-sama.

Ikhtiar itu dilakukan oleh Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional yang menyelanggarakan program Kurban Untuk kemanusiaan. Selain berkampanye di sosial media, Lazismu juga mengajak umat Islam untuk ikut berkolaborasi menyampaikan pesan sosial dan kemanusiaan di tempat-tempat yang strategis.

Misalnya di acara Car Free Day (CFD), menurut PR Manger Lazismu, Nazhori Author, ruang publik bisa menjadi ruang untuk menyampaikan pesan-pesan sosial ibadah kurban. “Sejak 28 Juli kemarin, Lazismu mendorong ajakan berkurban ke lapisan sosial masyarakat, terutama kaum muslimin,” jelasnya.

Kampenye ajakan berkurban, kata Author, juga bertujuan untuk merespons bergeliatnya ekonomi kelas menengah dan kelas atas, sehingga berkurban tidak berhenti pada ibadah rutin saja, pun di dalamnya dapat mengungkap ikatan sosial yang bisa mendekatkan kaum duafa dan mereka yang beruntung secara ekonomi.

“Selain di Car Free Day, sosialisasi juga dilakukan Lazismu dari 30 Juli sampai dengan 2 Agustus 2019. Lokasinya seperti di Tugu Tani, dan pusat keramaian antara lain di Gondangdia, Taman Suropati, Sunda Kelapa, Warung Buncit, serta kawasan Tebet dan Masjid Istiqlal,” ungkapnya. Author menambahkan, masih ada waktu lagi di CFD untuk sosialisasi ajakan berkurban pada 4 Agustus 2019.

Lazismu sendiri akan menyalurkan kurban di Palestina, Myanmar, dan Yaman. Sementara fokus distribusi kurban di dalam negeri akan disalurkan di kawasan tertinggal, terdepan dan terluar. Termasuk di kawasan Pak Kumis (Padat, Kumuh dan kantong-kantong kemiskinan lainnya). Untuk kantong-kantong kemiskinan, sambung Author, Lazismu akan distribusikan hewan kurban di daerah Wonosobo yang sempat menjadi zona merah kemiskinan di Jawa Tengah dan di NTT yang bekerjasama dengan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Riz)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles