31 C
Yogyakarta
Selasa, Juli 7, 2020

Wapres Jusuf Kalla Silaturahmi ke Kediaman Buya Syafii Maarif

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ta’awun Sosial PRA Wirobrajan Berbagi Sesama

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Wirobrajan mengajak masyarakat untuk Sedekah Jariyah Peduli Covid-19 dengan cara yang unik. Bertajuk “Ihlas Berbagi...

Webinar IMM STIT Muhammadiyah Bojonegoro Bahas Arah Pendidikan di Masa Pandemi

BOJONEGORO, Suara Muhammadiyah - Menyikapi Arah Pendidikan dan Isu Reshuffle Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ahmad Dahlan STIT Muhammadiyah Bojonegoro gelar Webinar Nasional....

Haedar Nashir: Umat Islam Harus Paham Sejarah dan Menjaga Moderasi Pancasila

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila menuai polemik. Pimpinan Pusat Muhammadiyah berpendapat bahwa RUU HIP tidak terlalu...

Guru SD MI Muhammadiyah Kenteng Trainer Software Berbasis Komputasi Awan

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Microsoft 365 adalah produk layanan berlangganan yang ditawarkan oleh Microsoft sebagai bagian dari lini produk Microsoft Office....

Raker SD Muhammadiyah 2 Kota Langsa, Seralaraskan Visi Misi

KOTA LANGSA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah 2 Kota Langsa terus bersiap memasuki tahun ajaran baru 2020 – 2021.  Diawali Rapat Kerja...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Wakil Presiden Republik Indonesia M Jusuf Kalla berkunjung ke kediaman Buya Ahmad Syafii Maarif, pada Kamis, 15 Agustus 2019, di kompleks perumahan Nogotirto Elok II, Jalan Halmahera D 76, Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Jusuf Kalla tiba di rumah Buya Syafii Maarif pada pukul 08.00WIB, didampingi oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X.

Buya Syafii Maarif mengatakan bahwa kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla merupakan bagian dari silaturahmi, sekaligus menjenguk Buya setelah sembuh dari sakit. “Saya habis sakit, hanya silaturahmi biasa,” ujar Buya usai menerima kunjungan Wakil Presiden. Tercatat, Jusuf Kalla sudah tiga kali mengunjungi rumah Ketua PP Muhammadiyah 1998-2005 ini.

Setelah menceritakan tentang kondisi kesehatannya, Buya Syafii sempat menanyakan tentang kondisi negara terkini, dan dijawab oleh Jusuf Kalla bahwa Indonesia dalam kondisi aman. Hanya saja, kondisi perekonomian global dikhawatirkan ikut berimbas pada Indonesia.

Keduanya juga membicarakan tentang dinamika politik kebangsaan. Buya Syafii menitipkan pesan kepada Jusuf Kalla agar kabinet ke depan disusun dengan memilih komposisi terbaik. Mengakomodasi berbagai kepentingan, memilih sosok berwawasan kebangsaan semisal tentang Pasal 33 UUD 1945 dan Nawacita. Mereka dari kalangan profesional yang berintegritas, memiliki visi ke depan, dan berjiwa petarung. “Profesional bukan anti partai, tetapi harus patriot, petarung, berani.” (ribas)

Berita sebelumyaNabi Daud AS
Berita berikutnyaKemerdekaan dan Pengorbanan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles