31 C
Yogyakarta
Selasa, Agustus 4, 2020

Muhammadiyah Sampaikan Selamat Atas Pelantikan Presiden-Wakil Presiden

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Haedar Nashir: Revitalisasi Pancasila Jangan Sampai Mengulang Tragedi Masa Lalu

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Ada dua peristiwa yang membuat kita kembali mempertanyakan Pancasila: (1) pro-kontra Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila,...

MDMC Luwu Kembali Salurkan Bantuan, Tim Relawan Banjir Bandang Tetap Siaga

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Disaster Manajemen Center) atau Satgas Bencana Muhammadiyah Kabupaten Luwu tiba di Masamba, Kabupaten Luwu Utara di...

Silaturahim dengan PDM, Menko PMK Tinjau Lokasi Banjir Luwu Utara

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Prof Dr Muhajir Effendi, MAP tiba di Luwu Raya melalui...

Sayembara Business Plan Sociopreneur Cabang & Ranting Muhammadiyah 2020

Suara Muhammadiyah – Sayembara dengan total hadiah puluhan juta rupiah sudah mulai dibuka oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting (LPCR) PP Muhammadiyah. Agenda...

Program Kemaslahatan, Lazismu Gorontalo berbagi Daging Qurban di 4 Wilayah

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Tema besar qurban tahun ini adalah qurban untuk ketahanan pangan, yang bertujuan untuk diberikan kepada fakir miskin dan...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Pasangan Ir Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin resmi dilantik sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia periode 2019-2024. Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengucapkan selamat kepada kepala negara yang baru.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir berharap Presiden dan Wakil Presiden Indonesia mampu menjalankan tugas konstitusional lima tahun ke depan. Pemerintahan harus berdiri tegak di atas landasan konstitusi, menjalankan amanat rakyat, dan memajukan kehidupan bangsa, serta membawa pada perwujudan cita-cita nasional sebagaimana yang telah diletakkan oleh para pendiri bangsa.

Haedar berharap Presiden dan Wakil Presiden dapat menunaikan amanat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya untuk menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia. “Tugas dan tantangan Bangsa ini kedepan tentu sangatlah berat. Tetapi jika Presiden dan Wapres, serta kabinet dapat menjalankan amanat secara konstitusional dan sungguh-sungguh, dan didukung oleh kekuatan rakyat, dan seluruh kekuatan nasional maka tentu amanat yang berat itu akan ditunaikan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Indonesia ke depan menghadapi banyak tantangan yang harus degera dipecahkan bersama. Menurutnya, ada beberapa tantangan utama yang mesti diselesaikan Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Pertama, menyatukan seluruh kekuatan bangsa setelah pemilihan presiden yang membelah dan beberapa gejolak sosial lainnya. “Tantangan kedua, menyelesaikan kesenjangan sosial dan pemberantasan korupsi yang menjadi problem krusial bangsa.”

Tantangan ketiga adalah menjaga kedaulatan Tanah Air agar kekayaan Indonesia dapat dimanfaatkan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Keempat, menciptakan good governance agar pemerintahan bersih dan pemerintah untuk kepentingan seluruh rakyat. Kelima, membangun konsolidasi demokrasi yang sejiwa dengan konstitusi.

Muhammadiyah memberi kepercayaan penuh. “Kami percaya Pak Jokowi dengan pengalaman lima tahun memimpin tentu semakin paham bagaimana membangun Indonesia menjadi maju, adil, makmur, bersatu, dan berdaulat sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa,” tukas Haedar.

Haedar juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Wakil Presiden 2004-2009 dan 2014-2019, Muhammad Jusuf Kalla. Jusuf Kalla dinilai telah menggoreskan  jejak prestasi dan kontribusi terbaik untuk Indonesia di berbagai bidang. “Umat Islam pun terayomi  untuk hidup maju dan mandiri. Kita berharap Bapak Jusuf Kalla tetap menjadi Bapak Bangsa dan Negarawan bagi semua.  Pengabdian Pak Jusuf Kalla akan  dikenang indah sepanjang hayat bangsa,” pungkas Haedar Nashir. (ribas/ppmuh)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles