22.6 C
Yogyakarta
Jumat, Agustus 14, 2020

PSN 3M Plus: Gerakan Berantas Sarang Nyamuk Ala Mahasiswa UMY

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Pengabdian, Dosen Manajemen UMY dan Warga Bausasran Adakan Penghijauan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sempitnya lahan tidak menyurutkan keinginan warga RW 11 Bausasran Kecamatan Danurejan Kota Yogyakarta untuk menghijaukan wilayahnya.

Asah Kreativitas, PMM UMM Ajari Anak-Anak Seni Kolase

BLITAR, Suara Muhammadiyah - Kelompok Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang melakukan pengabidan masyarakat dengan mengajari anak-anak membuat kolase. Kegiatan...

Dosen FEB UMY Latih Jamaah Pengajian Membuat Kain Shibori

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk kewajiban dalam Catur Dharma Perguruan Tinggi. Disamping itu pengabdian masyarakat di era...

Semua Siswa Dapat, SMK Mutu Tegal Bagikan Perdana Plus Kuota untuk PJJ

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Bentuk pelayanan selama diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam masa covid 19. SMK MUTU Tegal berikan kartu perdana...

Islam, Alam, dan Tugas Manusia

Alam akan membawa manfaat dan berkah bagi manusia, manakala telah melaksanakan tugasnya terhadap alam, yakni mengembalikan alam ke jalan yang benar. Yakni...
- Advertisement -

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Memasuki musim hujan, Kelompok KKN 018 UMY lakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus. Gerakan PSN 3M Plus dilakukan di dusun Proketen, Trimurti, Srandakan, Bantul, Gerakan ini bertujuan untuk meminimalkan penyebaran virus yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

PSN 3M Plus adalah sebuah gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara menguras, menutup, dan menyingkirkan atau mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat dijadikan tempat perkembangbiakkan nyamuk. Gerakan ini disamput antusias oleh warga, karena di musim hujan seperti ini banyak sekali wabah penyakit musiman, salah satunya adalah demam berdarah.

Setelah melakukan gerakan ini ketua kelompok KKN 018 yaitu Ozan menyarankan kepada para warga minimal satu kali dalam seminggu untuk menguras tempat penampungan air.

“Tidak cukup hanya dengan menguras, tapi juga perlu untuk menyikat tempat-tempat penyimpanan air, dikarenakan telur nyamuk juga dapat menempel pada dinding-dinding tempat penampungan air,” turur Ozan, Kamis (23/1).

Salah satu warga Prokerten yang juga salah satu ketua RT di dusun tersebut yaitu Banu sangat mendukung. Karena dengan kegiatan ini diharapkan secara mandiri masyarakat sadar untuk membersihkan lingungan rumahnya masing-masing sehingga tercipta lingkungan dusun yang bersih dan sehat.(Riz)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles