23.5 C
Yogyakarta
Sabtu, Agustus 15, 2020

Refleksi Milad 39 UMY: Waktu Kita Mencerahkan Semesta

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Peduli Kampung Halaman, Mahasiswa UMY asal Kebumen Digitalisasi UMKM

KEBUMEN, Suara Muhammadiyah - Sebagai bentuk kepedulian terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kebumen, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan...

Dakwah Kultural dengan Produksi Film Berbasis Masyarakat

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Ide menarik dilakukan oleh Budi Dwi Arifianto dan Zein Muffarih Muktaf, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah...

Dosen UMY Lakukan Pendampingan Manajemen Infaq Masjid

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Program Pengabdian Masyarakat merupakan implemetasi catur dharma perguruan tinggi. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah...

Uji Sertifikasi Kompetensi untuk Penyunting Naskah atau Editor

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Uji Sertifikasi Kompetensi Skema Penulisan buku non fiksi, Penyunting Naskah/Editor, Penyunting Substantif kerjasama Program Studi Magister Pendidikan IPS,...

Pengabdian Masyarakat, Dosen FEB UMY Suburkan KWT Amanah ‘Aisyiyah Bausasran

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Isthofaina Astuty bersama dengan Meika Kurnia Pudji RDA, dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas...
- Advertisement -

Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya,” HR. Muslim.

Malam Refleksi Milad 39 UMY mengusung tema “Now is Our Time: Mencerahkan Semesta”. Malam Refleksi ini merupakan suatu upaya mengingat kembali perjuangan UMY di masa lalu sehingga dapat menjadi cermin untuk melangkah di masa mendatang. Acara yang bertempat di Masjid KH. Ahmad Dahlan UMY tersebut dihadiri oleh Prof Ir Hermawan Krisno Dipojono, MSEE, PhD Ketua Senat Akademik ITB, Dr Agung Danarto, MAg Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMY, Dr Ir Gunawan Budiyanto, MP Rektor UMY (28/2).

Hermawan menjelaskan, di usianya yang masih sangat muda UMY telah menunjukkan capai-capaian yang sangat luar biasa. UMY juga telah mendapatkan akreditasi institusi dengan nilai A dari BAN-PT. “Karena hanya 200 perguruan tinggi yang telah terakreditasi A dari 4000 lebih perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Maka saya ucapkan selamat kepada UMY,” ujarnya.

Di level nasional UMY sudah masuk dalam top 10 perguruan tinggi terbaik kategori universitas. Diantara Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) UMY menempati urutan pertama, disusul Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) diurutan kedua dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) diurutan ketiga. “Bukan waktunya lagi UMY bermain di level nasional, namun sudah harus mulai bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Apalagi misi UMY adalah menjadi Word Class University harus segera diupayakan secara maksimal,” pesan Hermawan yang juga Ketua Umum Asosiasi Masjid Kampus Indonesia.

Agung Danarto mengungkapkan bahwa tag line ‘Sekaranglah Saatnya Mencerahkan Semesta’ merupakan semboyan yang sengaja dibuat untuk memperbaharui dan memompa kembali semangat perjuangan seluruh civitas akademika UMY. Di usianya yang ke-39 UMY telah melalui banyak sekali tantangan dan terpaan. Pada awal berdirinya, UMY sempat nebeng di SD Muhammadiyah selama beberapa tahun dan saat ini UMY sudah memiliki kampus sendiri yang megah. “Jika kesuksesan UMY diukur dari akreditasi maka UMY bisa dikatakan kampus yang sukses,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini adalah waktu bagi UMY untuk mencerahkan semesta. Tugas mencerahkan semesta mengandung makna yang sangat luas, yaitu mampu mentransfer segala ilmu yang dimiliki untuk kemaslahatan umat dan bangsa.  “Tugas kita bukan hanya untuk membesarkan institusi semata, tetapi tugas kita adalah untuk mencerahkan semesta,” pesannya.(diko)

- Advertisement -
Berita sebelumyaMitos Gerhana
Berita berikutnyaJilbab dan Gerakan Perempuan Muslim
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles