Empati untuk Mahasiswa Peratau

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Mahasiswa Prodi Komunikasi Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta berkumpul di halaman kampus dengan tetap menjaga jarak pada saat melakukan interaksi. Mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa Prodi Komunikasi yang berasal dari luar DIY dan memutuskan untuk tetap tinggal di kos atau kontrakan meskipun kebijakan kampus terkait Belajar dari rumah hingga 29 Mei 2020 nanti.

Wuri Rahmawati, M.Sc selaku dosen Prodi Komunikasi bergabung dengan mahasiswa-mahasiswa tersebut. “Pagi menjelang siang ini saya sangat bersyukur bisa bertemu dengan teman-teman dalam keadaan  sehat semua. Bapak/ibu dosen Prodi sangat mengapresiasi teman-teman semua yang tetap bertahan di Jogja dalam situasi seperti saat ini. Menurut data terdapat 23 mahasiswa dari luar DIY yang masih bertahan di kos atau kontrakannya. Sebagai wujud rasa empati kepada teman-teman semua,hari ini kami membagikan bahan makan untuk membantu meringankan kebutuhan makan teman-teman” ungkapnya, Jum’at (3/4).

“Kami sangat berterimakasih kepada bapak/ibu dosen yang sudah menyisihkan sebagia rejekinya untuk mahasiswa perantau. Semoga kita semua selalu sehat, dalam lindungan Allah SWT”, ungkap Nasarudin,mahasiswa angkatan 2016 asal Pulau Alor.

Sama halnya dengan mahasiswa lainnya, belum tau mau pulang kapan bu,soalnya sudah tidak ada kereta ke daerah saya, ungkap Paisal mahasiswa Prodi Komunikasi asal Garut, Jawa Barat.

“Mari disiplin dalam physical distancing, mari memberi literasi yang benar ke masyarakat tetang Covid 19 dan mari menumbuhkan empati untuk solidaritas dengan sesama,” pungkas Wuri.(Riz)

Baca Juga:   Instruksi Majelis Tabligh PP Muhammadiyah: Sampaikan Bimbingan Keislaman yang Menyejukkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here