Program Ramadhan Mushola Babul Khoir: Kultum Virtual hingga Infaq dari Rumah

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Mushola Babul Khoir yang berlokasi di Pedukuhan Kalipakis Desa Tirtonirmolo Kecamatan Kasihan Bantul telah melaksanakan anjuran pemerintah, MUI, dan Ormas Islam Muhammadiyah untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan melakukan lockdown mushola sejak tanggal 27 Maret sampai 10 April 2020. Setelah mengevaluasi serta melihat situasi dan kondisi yang ada pada tanggal 10 April, takmir memutuskan untuk memperpanjang masa lockdown sebagai upaya pencegahan.

Sofriyanto, Ketua Takmir Mushola Babul Khoir menyampaikan, mengahadapi masa lockdown, tugas dan tanggung jawab takmir adalah tetap membina para jamaah meskipun seluruhnya melakukan ibadah di rumah masing-masing. “Bagi kami dan mungkin takmir yang lain, ini adalah tantangan. Bukan sekedar menyayangkan kebijakan meghindari keramaian, menghentikan kegiatan ibadah di muhola atau masjid tetapi bagaimana dengan kebijakan tersebut jamaah baik anak-anak, remaja, maupun orang tua, tetap terbina ruhaniyahnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain pembinaan jamaah, tantangan lain adalah pendanaan. Di masa normal, sumber pendana mushola ini adalah kotak infaq yang tersedia di setiap pintu mushola secara permanen. Dengan kondisi yang seperti ini tidak adanya kegiatan jamaah, maka income dana mushola berkurang secara signifikan. “Maka kami harus mencari alternatif untuk menghadapi dua tantangan tersebut,” tuturnya.

Dalam menghadapi dua permasalahan tersebut, maka takmir Mushala Babul Khair mengadakan dua program alternatif yaitu kultum virtual dan gerakan infaq dari rumah. Kultum Virtual ini dibuat dengan memanfaatkan teknologi informasi dan medsos. “Secara teknis kami meminta pembicara untuk menyampaikan ceramah singkat melalui rekaman video atau rekaman suara dengan handphone yang kemudian dikirim ke takmir. Rekaman ceramah tersebut kami kumpulkan dan selanjutnya dimodifikasi oleh takmir dengan versi podcast maupun video yang diberi label agar tampilannya menarik dan lebih hidup,” paparnya.

Baca Juga:   Prof Haedar Nashir: Covid-19 Masih Meninggi Anggota Muhammadiyah Jadilah Uswah Hasanah

Gerakan infaq dari rumah dilaksanakan dengan mengirim kaleng infaq ke setiap rumah jamaah yang dipandang mampu atau bersedia untuk mengisinya. Kaleng yang sudah terbagi tersebut nantinya akan diambil dan dikumpulkan untuk dimasukan ke kas mushola. “Dengan gerakan infaq dari rumah ini maka jamaah kami tetap dapat beramal jariyah dari rumah dan kas takmir tetap terisi,” ungkapnya.

Selain dua kegiatan unggulan tersebut, kegiatan lain seperti pembagian paket sembako, pengukuran suhu badan seluruh keluarga jamaah dan warga sekitar akan tetap berjalan. Kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah sosialisasi serta pembagian poster jadwal imsakiyah dan pembagian buku Tuntunan Ibadah dalam Masa Darurat Covid-19. (diko)