Allah Memperkenalkan Diri (5) Penguasa Dunia dan Akhirat

Oleh: Lutfi Effendi

Al-Qur’an adalah kitabullah  (kitab Allah). Diturunkan pertama kali di bulan Ramadhan diperuntukkan bagi manusia. Karenanya, selama Ramadhan ini, penulis akan menyajikan bagaimana Allah memperkenalkan dirinya kepada manusia lewat Al Qur;’an. Tentu hanya sebagaian saja yang bisa disajikan selama 30 hari di bulan Ramadhan ini.

 Ayat ketiga Al Fatihah adalah

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

ar-raḥmānir-raḥīm

Ayat ini mengulangi, bagian ayat pertama Al Fatihah dan sudah dibahas pada Allah memperkenalkan diri (2). Tetapi pengulangan bagian ayat ini tentu ada maksudnya.  Jika kita lihat di dalam Al Qur’an, ayat 2, 3 dan 4 Al Fatihah adalah satu kesatuan kalimat yang utuh. Karena di akhir ayat 2 dan 3 terdapat tanda Lam Alif atau Laa . Dengan demikian kalimat yang utuh terdiri dari ayat 2, 3 dan 4..  Ar-raḥmānir-raḥīm merupakan bagian dari kalimat ini dan berada di tengah.

Selengkapnya, kalimat tersebut menjadi:

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ

al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn  ar-raḥmānir-raḥīm māliki yaumid-dīn

Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam   Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,

Pemilik hari pembalasan.

Dengan demikian Ayat 3 ini merupakan penggalan  dari kalimat utuh sebagaimana diperlihatkan  di atas, sebagaimana  ar-raḥmānir-raḥīm juga merupakan bagia dari ayat pertama  Al Fatihah:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Pengulangan ini tentu mengandung maksud tertentu yang ingin memperkenalkan diri lebih jauh dari

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ         ar-raḥmānir-raḥīm.

Kalau kita lihat dari kalimat utuh

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ

Maka kata Ar Rahman lebih dekat dengan robbul ‘alamin dan Ar Rahiim lebih dekat dengan Maliki Yaumiddin. Artinya sifat atau nama Allah Ar  Rahman itu terkait dengan Rabbul ‘alamin yang menguasai alam raya seisinya termasuk dunia dan manusia yang ada di dalamnya. Sedangkan Ar Rahiim terkait dengan Maliki Yaumiddin  sebagai penguasa hari kiamat atau penguasa akhirat. Dengan demikian dalam ar-raḥmānir-raḥīm kali ini Allah memperkenalkan dirinya sebagai penguasa dunya dan juga penguasa akhirat.

Baca Juga:   Allah Memperkenalkan Diri (21) Pencipta Bumi dan Langit

Lalua apa yang bisa kita ambil dari  pelajaran  di atas?   Allah adalah penguasa dunya dan akhirat, karenanya sebagai manusia kita tidak bisa lepas dari kekuasaanNya di mana saja kita berada. Untuk itu kita harus mmendekat pada Allah SwT dan mematuhi apa-apa yang ada di dalam Al Qur’an yang merupakan firmanNya. Mengerjakan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarangNya. Karena itu merupakan kasih sayang Allah kepada manusia yang efek baiknya akan didapat oleh manusia itu sendiri. Waallahu a’lam bisshawab  (***)