21.8 C
Yogyakarta
Jumat, Agustus 7, 2020

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Percepat Bayar Zakat Fitri saat Pandemi

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

5 Korban Laka Air Goa Cemara Hilang, MDMC Sleman dan Kru AmbulanMu Tempel Bantu Pencarian

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Nasib naas menimpa Tn. Joko (38) warga Cemoro, Tempel, Sleman beserta keluarga. Niat semula ingin rekreasi bersama istri,...

Cek Fakta Misinformasi dan Disinformasi tentang Badan Hukum Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Beredar sebuah kutipan pesan yang mengatasnamakan Haedar Nashir. Belakangan tulisan tersebut ramai diperbincangkan warga Muhammadiyah baik melalui pesan...

Di UMP, Kemendikbud Paparkan Strategi Sukses Percepatan Jabatan Fungsional Akademik Dosen

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti, Kemendikbud Dr Mohammad Sofwan Effendi, MEd memaparkan strategi sukses kenaikan Jabatan Fungsional, Lektor...

K2MI Muhammadiyah Latih Guru Madrasah Handal Membuat Media Pembelajaran

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Semakin berkembanganya tehnologi saat ini merambah pada setiap bidang, termasuk dalam bidang pendidikan. Sebagai pejuang di bidang...

Prestasi Unismuh Makassar Jangan Sampai Menurun

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Meskipun didera pandemi Covid-19, Unismuh Makassar terus berkiprah mengukir prestasi yang membanggakan. Diantaranya Prestasi yang diraih adalah 12...
- Advertisement -

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta mendukung imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar pembayaran zakat, termasuk zakat fitri dan zakat mal, dipercepat di awal Ramadhan.

Sebaran virus corona sulit dibendung telah membuat pemerintah mengambil berbagai keputusan pahit bagi masyarakat demi memutus mata rantai penyebaran virus.

Seperti social distancing, pshical distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau semi lockdown.

Dampaknya bahan pokok yang dimiliki semakin menipis sementara pemasukan bisa dianggap nihil dan bisa jadi akan muncul isitilah “Orang Miskin Baru”.

Wakil Kepala Sekolah bidang al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), Ahmad Syaifuddin mengatakan pihaknya berbagi bertujuan membantu dan meringankan warga sekitar sekolah mengatasi dampak dari wabah virus corona dan menjalin hubungan kemasyarakatan untuk menjalin hubungan yang baik.

“Ke warga sebanyak 50 bungkus dan ke Lazismu Kota Solo 156 bungkus, sebagian zakat fitri akan dibagikan sebelum hari raya,” kata Ahmad, saat dihubungi, Rabu (6/5/2020).

Menurutnya, Pembayaran tanpa kontak dengan Mustahik kuat dugaan menjadi maklum bersama. Yang jelas niat sudah tertanam untuk menjalankan syariat Islam di tengah wabah seperti ini.

“Besar harapan sekolah bisa membantu ketahanan pangan dengan tetap menjalankan syariat Islam yaitu zakat di tengah wabah terkhusus kota Surakarta dan Indonesia,” lanjutnya.

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti mengungkapkan, sekarang bagaimana kita kuatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat luas, ayo berzakat fitri dan zakat maal. Kantong mustahik sudah ada tinggal kita mendorong publik untuk berzakat dan berdonasi.

Zakat harta seperti yang dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah (MajmuFatawa, 4/456), mayoritas ulama mazhab seperti Imam Abu Hanifah, Imam Syafii dan Imam Ahmad mengatakan boleh untuk mengluarkan zakat harta sebelum sempurna haulnya asalkan jumlah nishab memang sudah terpenuhi.

Amal usaha Muhammadiyah (AUM) memiliki potensi zakat cukup besar. Dalam hal ini, Lazismu dapat dijadikan mitra strategis oleh amal usaha Muhammadiyah, seperti rumah sakit dan lembaga pendidikan tinggi, dalam menyalurkan sebagian dana sosial yang mereka miliki.

“Alhamdulillah, semoga menjadi penyempurna ibadah kita di bulan Ramadhan,” Ujar Sayekti salah satu duta Lazismu dan penerima penghargaan dari Lazismu Solo.(Jatmiko)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles