24.4 C
Yogyakarta
Senin, Oktober 26, 2020

Lazismu Tawarkan Kemudahan Zakat berbasis Platform Digital

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Guru SMP Aisyiyah Boarding School Pinrang Ikuti Pelatihan Figur

PINRANG- SMP Aisyiyah Boarding School (ABS) Pinrang mengutus 2 guru mengikuti Pelatihan pembuatan video Pembelajaran yang digelar oleh Figur (Forum Inspirasi Generasi...

UMSU Peduli Kemajuan Masyarakat Melayu

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Sumater Utara (UMSU) peduli akan kemajuan masyarkat melyayu. Di usianya yang genap setahun, Pakat Melayu merasa...

Haedar Nashir: Dokter Pelopor Kemanusiaan dan Kenegarawan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menyambut Hari Dokter Indonesia 24 Oktober 2020, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi berharap...

AMM Jetis Bantul Droping Air Bersih Serentak di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Angkatan Muda Muhammadiyah Jetis Bantul sukses menyelenggarakan Droping Air Bersih #02 di wilayah Gunungkidul Ahad, 18 Oktober 2020....

Universitas Muhammadiyah Papua untuk Kemajuan Pendidikan Bumi Cendrawasih

JAYAPURA, Suara Muhammadiyah – STIKOM Muhammadiyah Papua bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Papua. Berdirinya Universitas Muhammadiyah Papua adalah untuk kemajuan pendidikan Bumi Cendrawasih.
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah  – Secara umum transaksi masyarakat sudah mulai beralih kepada sistem digital, khususnya dalam hal pembayaran. Sebelum pandemi, manyarakat masih akrab bertransaksi dengan cara lama. Namun saat ini, transaksi keuangan masyarakat sudah mulai menggunakan platform digital. “Melihat realita tersebut, potensi zakat pada tahun ini sangatlah besar. Pertumbuhannya diperkirakan bisa mencapai dua kali lipat dari tahun sebelumnya,” ujar Budi Gandasoebrata selaku Managing Director Gopay.

Haedar Nashir dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat merupakan panggilan untuk menebar kebaikan bagi seluruh alam. Ia adalah simbol berbagi atas nama Tuhan dan kemanusiaan yang luhur. Umat Islam harus membiasakan diri untuk berbuat kebaikan seringan mungkin atas nama Tuhan. Karena hal tersebut merupakan perwujudan dari sifat ikhsan.

Di tengah situasi sulit seperti saat ini, zakat, infaq, dan shadaqah memiliki peran serta manfaat yang sangat besar bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Hal ini sekaligus memiliki ganjaran pahala yang sangat besar dari Allah Swt. Maka dari itu umat islam harus terketuk hatinya untuk berzakat, infaq, dan shadaqah. “Dengan segala kemudahan yang ada, tidak ada alasan bagi seseorang yang mampu untuk tidak mengeluarkan zakatnya,” ungkap Haedar dalam Diskusi Media Zakat Digital (15/5).

Hilman Latief mengungkapkan bahwa walaupun nilai zakat selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya, namun besarnya zakat tidak sebanding dengan potensinya. Hal tersebut menjadi tugas seluruh lembaga pengelola zakat untuk segera memaksimalkan potensi zakat dalam membantu masyarakat keluar dari krisis yang sedang terjadi.

Direktur LazisMu tersebut menambahkan, Besarnya jumlah zakat di Indonesia ditentukan oleh muzakki. Jumlah muzakki yang sangat besar bisa melemah seiring dengan faktor pandemi yang melanda di seluruh wilayah. “Situasi ini betul-betul menjadi tantangan bagi kita karena berkurangnya jumlah muzakki dengan segala permasalahan pribadi. Mudah-mudahan dengan adanya platform digital seperti Gopay dan lain sebagainya dapat mefasilitasi seluruh kesulitan yang ada, sehingga masyarakat kita bisa tetap survival,” tutupnya. (diko)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -