29 C
Yogyakarta
Kamis, Juli 9, 2020

MHH PWM Sumut Kutuk Keras Pelaku Teror yang Catut Muhammadiyah Klaten

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ketua LSBO PP Muhammadiyah Resmikan Rumah Kaligrafi Syaiful Adnan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan PusatMuhammadiyah, Drs Syukriyanto, M.Hum kemarin melakukan kunjungan silaturahmi ke Rumah...

PCIM Arab Saudi dan Suara Muhammadiyah Adakan Pelatihan Jurnalistik

MAKKAH, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Arab Saudi (PCIM Arab Saudi) bekerja sama dengan Suara Muhammadiyah (SM) menggelar pelatihan jurnalistik...

BTM Artha Surya Kabupaten Tegal Sinergikan Pengembangan AUM Pendidikan

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Membangun sinergi antar Amal Usaha Muhammadiyah BTM Artha Surya kabupaten Tegal peduli dengan pengembangan tindak lanjut. Yaitu merencanakan...

Covid Talk: Dakwah dan Pendidikan Muhammadiyah berbasis Teknologi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Berkenaan dengan adanya wabah Covid-19 di era generasi Z, maka teknologi merupakan sebuah media yang tidak boleh tertinggal...

Menghadapi Covid-19 Perlu Strategi dan Kemitraan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Allaster Cox, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia menyampaikan bahwa Australia sangat prihatin dengan kondisi di Indonesia...
- Advertisement -

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Propinsi Sumatera Utara (MHH PWM Sumut) mengutuk keras tindakan teror dan ancaman kepada mahasiswa penyelenggara Diskusi Ilmiah Constitutional Law Society (CLS) dan pembicara dalam forum diskusi tersebut, karena tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di republik ini.

“Kita mengecam tindakan pelaku teror tersebut, terlebih pelaku juga telah mencatut atau menggunakan nama organisasi Muhammadiyah Kabupaten Klaten tanpa hak dan sewenang-wenang untuk mendapat keuntungan pribadi atau kelompok secara melawan hukum,” ujar Faisal SH MHum, Ketua MHH PWM Sumut di Medan, Ahad (30/5/2020).

Faisal menjelaskan, MHH PWM Sumut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari organisasi Muhammadiyah yang memiliki struktur organisasi mulai dari Pimpinan Pusat hingga Pimpinan Ranting yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, MHH PWM Sumut juga turut merasa dirugikan atas peristiwa tersebut.

MHH PWM Sumut menilai, bahwa tindakan pelaku selain bersifat mengadu-domba yang berpotensi menimbulkan kegaduhan dan memunculkan benih perpecahan dalam masyarakat berbangsa.

“Tindakan tersebut juga telah merugikan dan merusak nama baik persyarikatan Muhammadiyah,” sebut WD I Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ini.

Selain itu, lanjut Faisal,  tindakan pelaku dikualifisir sebagai tindakan melanggar hukum dan dapat diproses secara pidana.

“Karena itu, untuk menghindari kegaduhan dan perpecahan di masyarakat serta dalam rangka menjamin penegakan hukum, maka MHH PWM Sumut mendesak pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas kasus tersebut, sehingga pelaku dapat tertangkap dan mempertanggunjawabkan perbutannya,” tegas Faisal. (Syaifulh/ Riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles