25 C
Yogyakarta
Kamis, September 24, 2020

‘Aisyiyah Dorong Ketahanan Pangan Masa Pandemi dengan Pemanfaatan Pekarangan

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Unismuh Persiapkan Pendirian Program S3 Ilmu Pendidikan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Satu lagi langkah inovasi yang dilakukan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam upaya mencapai kampus terkemuka dan unggul. Penghujung...

Tiga Ilmu Menjadi Pribadi Terbaik Menurut Rektor UMP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Masa orientasi studi dan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah dikemas...

Haedar Nashir: Bermuhammadiyah, Ikuti Koridor Organisasi

Muhammadiyah itu organisasi besar yang berdiri tegak di atas sistem, dengan amal usaha dan jaringan yang luas. Kekuatan Muhammadiyah berada dalam sistem,...

MIM Kenteng Gunakan Media Pembelajaran Berbasis Dakwah Budaya

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Menciptakan madrasah berbudaya sesuai dengan visi MI Muhammadiyah Kenteng. Dimuai dari para pendidiknya sebagai dasar penguatan madrasah...

Haji Muharram: Tokoh Muhammadiyah – Bupati Berau Meninggal Dunia

BERAU, Suara Muhammadiyah -  Innalillahi wa innailaihi rajiun, kabar duka dari keluarga besar Muhammadiyah Berau, Kalimantan Timur, Bupati Berau yang juga tokoh...
- Advertisement -

SAMBAS, Suara Muhammadiyah – Mendorong terwujudnya ketahanan pangan keluarga, ‘Aisyiyah dalam program MAMPU memberikan benih sayuran maupun jenis tanaman lainnya kepada komunitas Balai Sakinah ‘Aisyiyah yang ada di enam desa dampingan di 15 Kabupaten dan Kota. Ini juga sejalan dengan program Lumbung Hidup dari Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah.

“Ketahanan pangan keluarga telah menjadi perhatian ‘Aisyiyah agar dapat mendukung pemenuhan gizi keluarga dari pekarangan sendiri. Upaya ini terlaksana di berbagai daerah sebagai bagian dari program Rumah Gizi,” ujar Tri Hastuti Nur Rochimah selaku Koordinator Program MAMPU ‘Aisyiyah.

Tri melanjutkan bahwa upaya penguatan ketahanan pangan keluarga perlu ditingkatkan di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini sehingga dapat mencegah stunting. “Ketahanan pangan penting sekali kita giatkan, dengan memberikan benih dan mengedukasi, kami mengajak para ibu untuk bertanam di kebun masing-masing agar kalau nanti situasi sulit maka ibu dapat memenuhi kebutuhan gizi dari rumah masing-masing.”

Benih tanaman yang diberikan dipilih yang mudah dan cepat dipanen seperti cabai, sawi, kakung, bayam, akan tetapi dapat juga berbeda sesuai dengan potensi tanaman lokal bergizi yang ada di masing-masing daerah. Nurlisa selaku Koordinator MAMPU ‘Aisyiyah Sambas juga menyampaikan bahwa pihaknya juga memberikan alat bercocok tanam seperti parang dan cangkul untuk mendukung pengolahan kebun yang dilakukan BSA.

Lain halnya dengan yang disampaikan Binti Hamidah selaku Koordinator MAMPU ‘Aisyiyah Blitar. Menurutnya tidak semua kelompok atau anggota BSA memiliki pekarangan di rumahnya karena itu ‘Aisyiyah Blitar tetap mendorong dengan memberikan media tanam. “Beberapa anggota BSA tidak memiliki pekarangan untuk ditanami, karena itu kami berikan juga media tanam dan polybag untuk tetap mendorong mereka dapat bertanam dan harapannya dari kegiatan ini jika hasilnya berlebih juga dapat menjadi pemasukan bagi mereka.”

Pemberian bibit ikan lele juga menjadi prioritas di beberapa daerah seperti di Magelang dalam upaya memenuhi asupan protein bagi keluarga. Monica Subastia dari tim MAMPU ‘Aisyiyah Magelang menyampaikan bahwa berdasar hasil pemetaan, masih banyak keluarga yang kekurangan konsumsi protein. “Pemberian bibit kami lakukan tidak terbatas pada bibit sayur, tetapi juga dari bibit buah dan ikan karena dari hasil pemetaan yang kami lakukan masih banyak keluarga yang kekurangan asupan protein dan juga kurang konsumsi buah,” ungkapnya.

Monic melanjutkan bahwa diharapkan dari pemberian bibit ini dapat mendorong ibu-ibu untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai upaya ketahanan pangan di masa pandemi ini. Melihat respon yang positif dari para ibu-ibu ke depannya akan diupayakan advokasi kepada pemerintahan desa juga kabupaten agar dapat memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terus berjalan. (suri/riz)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles