22.4 C
Yogyakarta
Rabu, Agustus 5, 2020

Cara Unik Program Ketahanan Pangan Ala Lazismu Pulang Pisau

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Haedar Nashir: Revitalisasi Pancasila Jangan Sampai Mengulang Tragedi Masa Lalu

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Ada dua peristiwa yang membuat kita kembali mempertanyakan Pancasila: (1) pro-kontra Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila,...

MDMC Luwu Kembali Salurkan Bantuan, Tim Relawan Banjir Bandang Tetap Siaga

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Disaster Manajemen Center) atau Satgas Bencana Muhammadiyah Kabupaten Luwu tiba di Masamba, Kabupaten Luwu Utara di...

Silaturahim dengan PDM, Menko PMK Tinjau Lokasi Banjir Luwu Utara

LUWU UTARA, Suara Muhammadiyah - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Prof Dr Muhajir Effendi, MAP tiba di Luwu Raya melalui...

Sayembara Business Plan Sociopreneur Cabang & Ranting Muhammadiyah 2020

Suara Muhammadiyah – Sayembara dengan total hadiah puluhan juta rupiah sudah mulai dibuka oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting (LPCR) PP Muhammadiyah. Agenda...

Program Kemaslahatan, Lazismu Gorontalo berbagi Daging Qurban di 4 Wilayah

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Tema besar qurban tahun ini adalah qurban untuk ketahanan pangan, yang bertujuan untuk diberikan kepada fakir miskin dan...
- Advertisement -

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah –  Akibat dampak pandemi Covid-19 dan kondisi ekonomi masyarakat, Lazismu Pulang Pisau besama dengan Muhammadiyah Covid-19 Command Center Pulang Pisau menggelar Program Ketahanan Pangan. Dengan membagikan sejumlah bahan makanan dan bahan pendukung lainnya kepada masyarakat  umum dengan cara yang unik.

Program Ketahanan pangan  berupa pembagian paket sembako ke warga terdampak dan sedekah bahan makanan  yang digantung di beberapa tempat. Siapapun dapat menaruh sembako dan masyarakat lain yang membutuhkan dapat  mengambil  sesuai dengan keperluan secara gratis. Sesuai dengan motto program yaitu  “Ambillah secukupnya dan Gantung sebanyak-banyaknya”.

Program gantung sembako  yang dilaksanakan di halaman Masjid KH Ahmad Dahlan Pulang Pisau sudah berlangsung kurang lebih satu bulan. Dimulai akhir bulan Mei sampai saat ini dan antusias warga untuk meraakan manfaatnya cukup tinggi, dan juga direspon baik oleh para donatur Lazismu yang mendukung kegiatan ini, hal ini dibuktikan  setiap relawan menggantung sembako, sudah habis diserbu warga dalam waktu  singkat.

Ikhtiar Lazismu

Ketua Lazismu Pulang Pisau Achmat Husen mengatakan Lazismu masih perhatian lebih terhadap problem ini. Salah satunya dengan program Ketahanan Pangan yang sudah dilaksanakan sejak awal-awal  pandemi covid 19 ini merebak dan sampai hari ini masih terus berlanjut.

“Pandemi covid 19 masih belum usai, bahkan grafiknya masih cenderung naik di beberapa daerah. Hal ini berimbas ke berbagai sektor, terutama warga masyarakat yang bekerja di sektor non formal. Mereka kehilangan sebagian besar mata pencahariannya,” ujar Husen.

Husen menambahkan dalam masa pandemi ini, kegiatan terus dilakukan selama masih ada donatur yang mendukung program kita dan selama warga masih memerlukan.

 “Kami berharap semoga para donatur tetap  ‘setia’ dan terus mendukung  program-program yang dicanangkan oleh lazismu Pulang Pisau. Dan kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan donatur/muzakki yang telah mempercayai Lazismu dalam menyalurkan dana zakat/infak/sedekahnya untuk dikelola” tambahnya.

Sementara itu Ketua MCCC Pulang Pisau Yulianto mengatakan saat ini Tenda pangam gratis sudah mempunyai dua cabang. Yaitu di  halaman Masjid KH.Ahmad.Dahlan dan di desa Anjir Pulang Pisau.

“Slogan program ketahanan pangan  ini adalah ‘ambil secukupnya, gantung sebanyak-banyaknya’ bertujuan untuk mengajak dan mengedukasi masyarakat sama-sama berbagi.” ujar Yulianto

Antusias Masyarakat

Mama Iqbal, salah seorang warga Desa Anjir mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami yang kesulitan pekerjaan karena dampak  covid.

 “Alhamdulillah, Terima kasih Lazismu, ini sangat membantu kami yang kurang mampu. Bisa meringankan kebutuhan dapur setiap hari  bagi kami yang usahanya tidak menentu karena musim corona. Semoga kegiatan bagi sembako Lazismu tetap berlanjut sampai corona hilang,” katanya sembari mengambil sembako yang ada di gantungan.

Seiring berjalannya  waktu warga sangat merasakan manfaat dari program ini dan donatur mempunyai kepercayaan untuk memberikan infak sedekahnya. (bonni/riz)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles