31 C
Yogyakarta
Senin, November 30, 2020

Cara Unik Program Ketahanan Pangan Ala Lazismu Pulang Pisau

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Pembangunan Kesehatan Perempuan, ‘Aisyiyah Kembangkan Sistem Informasi Desa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Sistem Informasi Desa (SID) merupakan salah satu mandat dalam UU Desa No 6 Tahun 2014 tentang Desa untuk...

Harapan Para Tokoh dalam Resepsi Virtual Milad Mu’allimaat ke-102

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan resepsi milad ke-102 dan Milad Muhammadiyah ke-108 pada Senin (30/11).

Gotong Royong 1,2 Milyar untuk Rumah Qur’an Muhammadiyah Kebakkramat

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah – Gotong royong masyarakat 1,2 Milyar untuk Rumah Quran Muhammadiyah Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah. Seluas 350 meter persegi Tanah...

Inovasi UAD Kembangkan Ngoro-Oro Menuju Desa Wisata Sehat

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Keberadaan desa wisata dengan keindahan alam dan udara segarnya saat ini menjadi daya tarik para wisatawan baik wisatawan...

PC IMM Pinrang Miliki Nahkoda Baru

PINRANG, Suara Muhammadiyah - Ilham Saddiq terplih menjadi nahkoda Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Pinrang periode 2020-2021 pada Musyawarah...
- Advertisement -

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah –  Akibat dampak pandemi Covid-19 dan kondisi ekonomi masyarakat, Lazismu Pulang Pisau besama dengan Muhammadiyah Covid-19 Command Center Pulang Pisau menggelar Program Ketahanan Pangan. Dengan membagikan sejumlah bahan makanan dan bahan pendukung lainnya kepada masyarakat  umum dengan cara yang unik.

Program Ketahanan pangan  berupa pembagian paket sembako ke warga terdampak dan sedekah bahan makanan  yang digantung di beberapa tempat. Siapapun dapat menaruh sembako dan masyarakat lain yang membutuhkan dapat  mengambil  sesuai dengan keperluan secara gratis. Sesuai dengan motto program yaitu  “Ambillah secukupnya dan Gantung sebanyak-banyaknya”.

Program gantung sembako  yang dilaksanakan di halaman Masjid KH Ahmad Dahlan Pulang Pisau sudah berlangsung kurang lebih satu bulan. Dimulai akhir bulan Mei sampai saat ini dan antusias warga untuk meraakan manfaatnya cukup tinggi, dan juga direspon baik oleh para donatur Lazismu yang mendukung kegiatan ini, hal ini dibuktikan  setiap relawan menggantung sembako, sudah habis diserbu warga dalam waktu  singkat.

Ikhtiar Lazismu

Ketua Lazismu Pulang Pisau Achmat Husen mengatakan Lazismu masih perhatian lebih terhadap problem ini. Salah satunya dengan program Ketahanan Pangan yang sudah dilaksanakan sejak awal-awal  pandemi covid 19 ini merebak dan sampai hari ini masih terus berlanjut.

“Pandemi covid 19 masih belum usai, bahkan grafiknya masih cenderung naik di beberapa daerah. Hal ini berimbas ke berbagai sektor, terutama warga masyarakat yang bekerja di sektor non formal. Mereka kehilangan sebagian besar mata pencahariannya,” ujar Husen.

Husen menambahkan dalam masa pandemi ini, kegiatan terus dilakukan selama masih ada donatur yang mendukung program kita dan selama warga masih memerlukan.

 “Kami berharap semoga para donatur tetap  ‘setia’ dan terus mendukung  program-program yang dicanangkan oleh lazismu Pulang Pisau. Dan kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan donatur/muzakki yang telah mempercayai Lazismu dalam menyalurkan dana zakat/infak/sedekahnya untuk dikelola” tambahnya.

Sementara itu Ketua MCCC Pulang Pisau Yulianto mengatakan saat ini Tenda pangam gratis sudah mempunyai dua cabang. Yaitu di  halaman Masjid KH.Ahmad.Dahlan dan di desa Anjir Pulang Pisau.

“Slogan program ketahanan pangan  ini adalah ‘ambil secukupnya, gantung sebanyak-banyaknya’ bertujuan untuk mengajak dan mengedukasi masyarakat sama-sama berbagi.” ujar Yulianto

Antusias Masyarakat

Mama Iqbal, salah seorang warga Desa Anjir mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami yang kesulitan pekerjaan karena dampak  covid.

 “Alhamdulillah, Terima kasih Lazismu, ini sangat membantu kami yang kurang mampu. Bisa meringankan kebutuhan dapur setiap hari  bagi kami yang usahanya tidak menentu karena musim corona. Semoga kegiatan bagi sembako Lazismu tetap berlanjut sampai corona hilang,” katanya sembari mengambil sembako yang ada di gantungan.

Seiring berjalannya  waktu warga sangat merasakan manfaat dari program ini dan donatur mempunyai kepercayaan untuk memberikan infak sedekahnya. (bonni/riz)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -