24.6 C
Yogyakarta
Minggu, September 27, 2020

Prodamat Mahasiswa Pascasarjana UAD Bentuk Ketahanan Pangan di Masa Pandemi

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Optimalisasi Peran Lazismu, Edukasi Indeks Literasi Zakat Warga Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan sejak lama telah ikut andil dalam pengelolaan zakat...

Wali PAUD Muslimat NU Ikut Kerja Bakti Pembangunan PAUD ‘Aisyiyah

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menetapkan PAUD Aisyiyah Percontohan Takerharjo Solokuro sebagai juara Percontohan PAUD Tangguh. Tertanggal 9...

Kader Muhammadiyah Terbitkan Buku “Pada Masa Modern”

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Muh. Akmal Ahsan, Kader Muhammadiyah Yogyakarta kembali menerbitkan buku bertajuk Pada Masa Modern (2020). Sebelumnya, Kader...

Guru MIM Kenteng Raih Beasiswa PKK Senam Kemendikbud

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka mewujudkan Madrasah Berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik, guru MIM Kenteng ikuti seleksi...

Lokakarya Kepala SMK Muhammadiyah se-Jawa Tengah di Majenang

CILACAP, Suara Muhammadiyah – Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMK Muhammadiyah Jawa Tengah Gelar Lokakarya pada 25 sd 26  September 2020. Bertempat...
- Advertisement -

BANTUL, Suara Muhammadiyah— Masyarakat Bakal Pokok RT 25 & 26 Argodadi, Sedayu, Bantul melakukan salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan dalam menghadapi dampak covid-19 yang mewabah di seluruh daerah (21/6). Mereka mengadakan program kebun ketahanan pangan dengan didampingi oleh para Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Fisika UAD.

Program kebun ketahanan pangan tersebut dilakukan dengan cara memanfaatkan lahan yang ada secara maksimal untuk memasok bahan makanan dan nutrisi masyarakat sekitar. Adapun tanaman yang dibudidaya, antara lain, bayam, tomat, cabai, terong, jahe, kencur dan sebagainya yang mudah dipetik sewaktu-waktu. Tanaman tersebut dijadikan prioritas utama karena memiliki masa tanam pendek demi menyuplai ketersediaan pangan harian.

Program kebun ketahanan pangan merupakan wujud dari Progam Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) para mahasiswa Pascasarjana UAD. Para mahasiswa dan masyarakat saling bahu membahu menggarap lahan seluas 1800 m2 tersebut, mulai dari membajak tanah, menanam, memberi pupuk, menyiram tanaman, menyemai, hingga memanennya.

Program kebun ketahanan pangan tersebut telah dilakukan sejak dua hari pasca lebaran idul fitri. Setelah menunggu selama kurang lebih satu bulan, tanaman bayam yang ditanam oleh masyarakat serta didampingi mahasiswa tersebut sudah dipanen dan mendapatkan daun bayam sebanyak 120 ikat.

Kebun ketahanan pangan juga didatangi pengelola Kajian Memberdayakan Umat (KajianMU). Pihaknya menyampaikan bahwa kebun katahanan pangan tersebut, di samping sebagai penghasil oksigen, dengan adanya tanaman sayuran dan buah-buahan juga dapat memperindah pemandangan, selain itu hasilnya pun bisa dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.(Mustofa/Riz)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles