29.6 C
Yogyakarta
Selasa, Agustus 11, 2020

PCIM Arab Saudi dan Suara Muhammadiyah Adakan Pelatihan Jurnalistik

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Haedar Nashir: Kerjasama Jadikan Unismuh Unggul dan Berkemajuan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag resmi dilantik jadi Rektor baru Unismuh Makassar periode 2020-2024. Prof Ambo Asse...

Prof Ambo Asse Resmi Dilantik Jadi Rektor Baru Unismuh ke-11

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag resmi dilantik menjadi Rektor Unismuh Makassar. Guru Besar dari UIN Alauddin Makassar...

Kiprah Prof Rahman Rahim Memajukan Unismuh

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Rektor Unismuh  Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM telah berakhir masa periodenya  sebagai rektor sejak Sabtu...

Olah Inovasi Produk dari Bengkuang, Pertanian UMP Dampingi Desa Linggasari

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto menyelenggarakan program tahunan yaitu Program Desa Mitra terhadap Desa atau Daerah yang mempunyai...

KKN Alternatif Fikes UMP Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah -Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN Alternatif Kelompok 9 FIKES UMP membagikan sembako kepada masyarakat diantaranya lansia dan masyarakat...
- Advertisement -

MAKKAH, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Arab Saudi (PCIM Arab Saudi) bekerja sama dengan Suara Muhammadiyah (SM) menggelar pelatihan jurnalistik secara daring melalui Google Meet pada Kamis (9/7).

Pelatihan dibuka oleh Pimpinan PCIM Arab Saudi Ust Abdul Latif Ridha BA dan dihadiri oleh segenap jajaran majelis dan anggota PCIM Arab Saudi. Dalam pembukaannya, Abdullatif menyampaikan peran penting bagi penulis muslim.

“Ada 5 peran penting bagi para penulis muslim sebagai Muaddib atau pendidik ummat, Musaddid atau pelurus informasi, Mujaddid (mengadakan pembaharuan), Muwahhad atau Mempersatukan umat, dan Mujahid fii sabilillah,” tutur Abdullatif.

Dari SM, hadir sebagai pemateri Tim Redaktur Suara Muhammadiyah, Ganjar Sri Husodo dan Muhammad Ridha. Para peserta yang mengikuti pelatihan mengakui perlunya acara tersebut untuk melatih dan mengembangkan bakat menulis.

“Menulis ini adalah warisan ulama, menulis merupakan keterampilan yang harus dilatih,” ujar Ganjar. Seraya berharap setelah pelatihan ini makin banyak peserta yang tertarik untuk mengirimkan tulisannya ke Suara Muhammadiyah. (Dzahabie)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles