29.6 C
Yogyakarta
Selasa, Agustus 11, 2020

STKIP Muhammadiyah Bogor Beri Kompensasi di Masa Pandemi

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Haedar Nashir: Kerjasama Jadikan Unismuh Unggul dan Berkemajuan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag resmi dilantik jadi Rektor baru Unismuh Makassar periode 2020-2024. Prof Ambo Asse...

Prof Ambo Asse Resmi Dilantik Jadi Rektor Baru Unismuh ke-11

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Prof Dr H Ambo Asse, M.Ag resmi dilantik menjadi Rektor Unismuh Makassar. Guru Besar dari UIN Alauddin Makassar...

Kiprah Prof Rahman Rahim Memajukan Unismuh

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Rektor Unismuh  Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM telah berakhir masa periodenya  sebagai rektor sejak Sabtu...

Olah Inovasi Produk dari Bengkuang, Pertanian UMP Dampingi Desa Linggasari

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto menyelenggarakan program tahunan yaitu Program Desa Mitra terhadap Desa atau Daerah yang mempunyai...

KKN Alternatif Fikes UMP Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah -Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN Alternatif Kelompok 9 FIKES UMP membagikan sembako kepada masyarakat diantaranya lansia dan masyarakat...
- Advertisement -

BOGOR, Suara Muhammadiyah – Pandemi Covid 19 yang telah melanda Indonesia sekitar empat bulan lamanya telah mengakibatkan efek yang luar biasa ke seluruh sektor baik pendidikan, ekonomi, sosial dan aspek lainnya.

STKIP Muhammadiyah Bogor yang merupakan Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Kabupaten Bogor juga tidak terlepas dari efek tersebut. Di bidang akademik, sesuai edaran Kemendikbud pembelajaran pun dilaksanakan secara daring disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan kampus.

Pandemi Covid 19 juga secara tidak langsung berdampak kepada ekonomi keluarga mahasiswa dan kemampuan mahasiswa dalam membayar biaya kuliah tepat waktu dan sesuai peraturan kampus.

Memahami dan merespon kondisi tersebut, maka STKIP Muhammadiyah Bogor membuat kebijakan menyumbang mahasiswa dengan cara mengurangi biaya BOP (Biaya Operasional Pendidikan) sebesar Rp.250.000 untuk seluruh mahasiswa dengan harapan dapat mengurangi beban ekonomi keluarga mahasiswa terdampak  pandemi. Total dana sumbangan kompensasi covid tersebut sekitar 275 juta.

Ketua STKIP Muhammadiyah Bogor Edy Sukardi menjelaskan efek dari pandemi Covid-19 ini dana pembayaran biaya kuliah yang masuk dari mahasiswa  belum begitu maksimal.

“Kami memahami tingkat kesulitan ekonomi orang tua mahasiswa, sehingga kami Bismillah membuat kebijakan memotong BOP mahasiswa sebesar 250 ribu kepada seluruh mahasiswa semester genap ini. Sehingga kalau ditotal STKIPM Bogor menyumbang sekitar 275 juta ke mahasiswa dan juga negara untuk meringankan beban mahasiswa”

Edy Sukardi jug menjelaskan bahwa kebijakan tersebut sudah mempertimbangkan berbagai hal dan juga sudah komparasi ke beberapa kampus lain terkait nominal pengurangan BOP semester genap yang merupakan efek pandemi.

“Kita berdoa semoga pandemi ini segera berakhir, dan Allah swt melindungi kita semua, sehingga proses perkuliahan di pendidikan tinggi dapat kembali berjalan seperti biasa,” pungkasnya. (Muflih/Riz)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles