23.9 C
Yogyakarta
Minggu, September 27, 2020

UM Jember Persiapkan SDM untuk Rumah Sakit Kampus

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Optimalisasi Peran Lazismu, Edukasi Indeks Literasi Zakat Warga Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan sejak lama telah ikut andil dalam pengelolaan zakat...

Wali PAUD Muslimat NU Ikut Kerja Bakti Pembangunan PAUD ‘Aisyiyah

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menetapkan PAUD Aisyiyah Percontohan Takerharjo Solokuro sebagai juara Percontohan PAUD Tangguh. Tertanggal 9...

Kader Muhammadiyah Terbitkan Buku “Pada Masa Modern”

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Muh. Akmal Ahsan, Kader Muhammadiyah Yogyakarta kembali menerbitkan buku bertajuk Pada Masa Modern (2020). Sebelumnya, Kader...

Guru MIM Kenteng Raih Beasiswa PKK Senam Kemendikbud

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka mewujudkan Madrasah Berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik, guru MIM Kenteng ikuti seleksi...

Lokakarya Kepala SMK Muhammadiyah se-Jawa Tengah di Majenang

CILACAP, Suara Muhammadiyah – Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMK Muhammadiyah Jawa Tengah Gelar Lokakarya pada 25 sd 26  September 2020. Bertempat...
- Advertisement -

JEMBER, Suara Muhammadiyah – Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Ns. Sasmiyanto, S.Kep., M.Kes. Universitas Muhammadiyah Jember mengunjungi Direktur RSUD dr. Soebandi Jember, dr. Hendro Soelistijino, M.M, M.Kes, Senin (27/7).

Tujuannya ialah untuk menguatkan kerja sama diantara keduanya yang sudah terjalin sejak tahun 1995. “Namun dulu hanya dengan prodi keperawatan.” ujar Sasmiyanto, sapaan akrabnya. Baru mulai tahun 2006, berubah menjadi Fikes, ada jurusan S1 Keperawatan dan Profesi Nurse.

Kunjungan ini juga mendukung dengan rencana Fikes yang akan membuka program studi baru. Nantinya, Fikes tak mau salah Langkah dalam membaca kebutuhan rumah sakit, “Kita lihat saat ini SDM apa yang sangat dibutuhkan oleh rumah sakit.

Ketika prodi baru sudah terbentuk, harapannya RUSD dr. Soebandi memberi kesempatan lebih lanjut untuk meningkatkan kerja sama ini. Jangan sampai prodi yang sudah didirikan nantinya sepi peminat karena kebutuhan untuk prodi baru juga memakan biaya yang tak sedikit.

Tak hanya di bidang Pendidikan, karena RSUD dr. Soebandi termasuk rumah sakit kelas B Pendidikan, MoA yang terjalin bisa meluas di bidang pengajaran dan pengabdian masyarakat.

“Respon yang diberikan dr. Hendro juga baik dan mendukung dengan program tersebut. Selain sebagai wahana praktek klinik, rumah sakit bisa sebagai tempat pengambilan data,” ujarnya.

Misalkan dalam bidang farmasi, akademi rongsen, dan analisis. “Apa yang ada di rumah sakit bisa dioptimalkan.”

Lebih lanjut, dengan direncanakannya pembangunan Rumah Sakit oleh UM Jember, tugas Fikes adalah harus menyambut dan segera bergerak. “Jangan sampai rumah sakit berdiri tetapi prodi yang kita miliki hanya keperawatan,” ujar Sasmiyanto.

Karena nanti, lanjutnya, ketika UM Jember memiliki rumah sakit, pasti animo masyarakat terhadap jurusan ilmu kesehatan yang kita miliki juga semakin besar.

Tak hanya RSUD dr. Soebandi, UM Jember menguatkan kerja sama dengan Rumah Sakit Citra Husada, Rumah Sakit Jember Klinik, dan Rumah Sakit Umum Kaliwates. Harapannya, ketika sudah terjalin kerja sama, pasti pengembangan SDM juga akan berjalan maksimal. (adis/riz)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles