24 C
Yogyakarta
Rabu, September 23, 2020

Baitul Arqam Era Pandemi, MPK Tunjuk Uhamka sebagai Pilot Project

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Unismuh Persiapkan Pendirian Program S3 Ilmu Pendidikan

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Satu lagi langkah inovasi yang dilakukan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam upaya mencapai kampus terkemuka dan unggul. Penghujung...

Tiga Ilmu Menjadi Pribadi Terbaik Menurut Rektor UMP

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Masa orientasi studi dan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah dikemas...

Haedar Nashir: Bermuhammadiyah, Ikuti Koridor Organisasi

Muhammadiyah itu organisasi besar yang berdiri tegak di atas sistem, dengan amal usaha dan jaringan yang luas. Kekuatan Muhammadiyah berada dalam sistem,...

MIM Kenteng Gunakan Media Pembelajaran Berbasis Dakwah Budaya

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Menciptakan madrasah berbudaya sesuai dengan visi MI Muhammadiyah Kenteng. Dimuai dari para pendidiknya sebagai dasar penguatan madrasah...

Haji Muharram: Tokoh Muhammadiyah – Bupati Berau Meninggal Dunia

BERAU, Suara Muhammadiyah -  Innalillahi wa innailaihi rajiun, kabar duka dari keluarga besar Muhammadiyah Berau, Kalimantan Timur, Bupati Berau yang juga tokoh...
- Advertisement -

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Baitul Arqam 1 Mahasiswa merupakan agenda akademik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA yang diselenggarakan bagi mahasiswa baru. Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menunjuk Uhamka serta Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) sebagai pilot project pelaksanaan BA bagi mahasiswa baru ini.

Meski DKI Jakarta tengah menjalankan PSBB (pembatasan Sosial Berskala Besar) transisi, Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPP AIK) UHAMKA tetap berupaya memberikan pelayanan akademik secara maksimal melalui daring, termasuk kegiatan Baitul Arqam 1 ini.

Tercatat 250 mahasiswa mengikuti Baitul Arqam 1 Gelombang pertama berasal dari berbagai penjuru Indonesia ; Bangka Belitung, Batam, Medan, Sulawesi, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan daerah lainnya.

Spirit dari Rumah Arqam

Melalui online, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor IV UHAMKA, Dr. H. Bunyamin, M.Pd. pada hari Selasa, 4 Agustus 2020. Dalam  sambutannya, Wakil Rektor Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan ini menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Pasti teman-teman disini ada yang bertanya-tanya tentang Baitul Arqam ini. Istilah Baitul Arqam ini sebenarnya merupakan kegiatan yang diambil dari spirit belajar atau menuntut ilmu yang dimiliki para sahabat Rasulullah di rumah Al Arqam bin Abil Arqam. Jadi, Baitul Arqam dimaksudkan sebagai ruang belajar dengan mengambil semangat yang dimiliki para sahabat Nabi,” ungkap Bunyamin.

Di tengah suasana PSBB Transisi akibat covid 19, lanjut Warek IV UHAMKA ini, bahwa belajar tidak boleh berhenti dalam situasi sulit seperti pandemi ini. Selain itu, dalam upaya memotivasi dan menjaga semangat belajar bagi mahasiswa baru, beliau juga berharap selain mengikuti kegiatan Baitul Arqam yang menjadi syarat ujian skripsi ini, mahasiswa baru juga diharapkan dapat menyelesaikan kuliah tepat waktu, yaitu 4 tahun.

Sementara, Ketua LPP AIK UHAMKA, Muhammad Dwifajri, M.Pd.I. selaku penyelenggara kegiatan menyampaikan, bahwa kegiatan Baitul Arqam ini akan berlangsung sampai awal Oktober 2020, di mana pelaksanaan gelombang I pada 4 – 6 Agustus ini akan berakhir pada Gelombang di awal Oktober 2020.

“Insya Allah sebelum perkuliahan dimulai, Baitul Arqam yang menjadi kegiatan orientasi khusus keislaman ini sudah selesai,” tutur Dwifajri.

Baitul Arqam yang berlangsung selama 3 hari 2 malam ini berisi rangkaian kegiatan yang terdiri dari ; diskusi, seminar, Focus Group Discussion (FGD), tadarus, shalat tahajud, shalat wajib, kreasi dakwah online, pentas seni dan olahraga. Sebagai bentuk motivasi bagi peserta, ketua LPP AIK menyampaikan, di akhir kegiatan Baitul Arqam ini akan ada penghargaan bagi 5 orang peserta terbaik dengan kriteria, leadership, keaktifan, wawasan, hingga praktik keislaman.

Pemantauan Bermitra

Sebagai upaya melakukan Pendidikan Bersama, Ketua LPP AIK juga mendorong orang tua atau wali mahasiswa untuk terlibat mendampingi anaknya dalam kegiatan Baitul Arqam yang dilakukan secara online.

Sebagai pengetahuan bersama, lanjut Ketua LPP AIK, dalam keadaan normal, proses pemantauan atau monitoring kegiatan dilakukan secara langsung ke ruang-ruang kelas oleh tim yang ditunjuk oleh LPP AIK, namun karena kegiatan dilakukan secara online maka proses monitoring dilakukan secara bermitra bersama orang tua.

Disinilah hikmah pandemi bagi kita semua, ungkapnya, dimana pembelajaran jarak jauh justru mendekatkan pendidik utama bagi anak-anak, yaitu orangtua. Meski dilibatkan, namun bukan berarti kewajiban orangtua sama dengan peserta.

Perwakilan orangtua—bapak atau ibu—hanya diminta untuk mengemban komitmen Bersama untuk mensukseskan kegiatan yaitu dengan mengikuti prosesi pembukaan, lalu memantau aktivitas belajar dan ibadah anak-anaknya, terutama saat shalat 5 waktu. Dengan diundangnya orangtua di pembukaan Baitul Arqam, diharapkan proses pendidikan dalam kegiatan ini berjalan efektif, hangat dan khidmat. (sutaryo/riz)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles