23.4 C
Yogyakarta
Minggu, September 27, 2020

Dakwah Kultural dengan Produksi Film Berbasis Masyarakat

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Optimalisasi Peran Lazismu, Edukasi Indeks Literasi Zakat Warga Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan sejak lama telah ikut andil dalam pengelolaan zakat...

Wali PAUD Muslimat NU Ikut Kerja Bakti Pembangunan PAUD ‘Aisyiyah

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menetapkan PAUD Aisyiyah Percontohan Takerharjo Solokuro sebagai juara Percontohan PAUD Tangguh. Tertanggal 9...

Kader Muhammadiyah Terbitkan Buku “Pada Masa Modern”

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Muh. Akmal Ahsan, Kader Muhammadiyah Yogyakarta kembali menerbitkan buku bertajuk Pada Masa Modern (2020). Sebelumnya, Kader...

Guru MIM Kenteng Raih Beasiswa PKK Senam Kemendikbud

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka mewujudkan Madrasah Berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik, guru MIM Kenteng ikuti seleksi...

Lokakarya Kepala SMK Muhammadiyah se-Jawa Tengah di Majenang

CILACAP, Suara Muhammadiyah – Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMK Muhammadiyah Jawa Tengah Gelar Lokakarya pada 25 sd 26  September 2020. Bertempat...
- Advertisement -

MAGELANG, Suara Muhammadiyah – Ide menarik dilakukan oleh Budi Dwi Arifianto dan Zein Muffarih Muktaf, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Keduanya melakukan pendampingan produksi film berbasis naskah ketoprak di desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Program pengabdian ini telah berlangsung selama satu semester awal tahun 2020.

“Program pendampingan produksi film ini bertujuan untuk pengembangan konten dari Ndeso Film Festival yang sudah diinisiasi pada program pengabdian sebelumnya,” ujar Budi, pada Kamis (13/8). Pengabdian ini juga melibatkan, Citra Dewi Utami dari Institut Seni Indonesia Surakarta sebagai anggota.

Budi menambahkan bahwa tujuan lain dari program ini adalah  mendekatkan dan menumbuhkan kecintaan anak muda terhadap seni tradisi dengan cara pengalihwahanaan seni tradisional menjadi bentuk film.  Dalam produksi dan isi film, produksi juga diarahkan untuk memasukan nilai-nilai keislaman, sebagai bagian dari dakwah kultural.

Mitra Pengabdian kepada masyarakat ini adalah karang taruna desa Sumber yang tergabung dalam komunitas pembuat konten video, dan paguyuban ketoprak yang berada di Desa Sumber. Program pengabdian ini merupakan kelanjutan dari program di tahun 2019.  

“Sebelumnya telah dilaksanakan program pelatihan pengelolaan festival film yang mampu memantik semangat produksi film para pemudanya yaitu Ndeso Film Festival (NFF) 2019. Selanjutnya, warga berinisiatif membuat film berkolaborasi dengan sanggar ketoprak Santiaji,” kata Budi. Budi juga menambahkan selama produksi tetap memperhatikan protokol kesehatan. (Riz)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

More articles