N250, Habibie dan Iptek

Pesawat CN 235 Karya Bangsa

Ada perasaan yang bercampur aduk menyaksikan badan pesawat N 250 Gatotkaca, produk IPTN, dibawa ke Yogya, 24 Agustus 2020.

Ada kenangan dengan pengiriman ribuan kader-kader Iptek tinggi untuk belajar ke berbagai negara. Kerja keras dan kerja cerdas para ilmuwan dan pakar teknologi kedirgantaraan di IPTN selama bertahun-tahun. Juga tetap memendam harapan besar untuk dilanjutkan dan dikembangkannya industri pesawat terbang nasional Indonesia.

Teringat ketika beberapa kali mendampingi Pak Habibie menerima tamu-tamu  dari luar negeri dan menjelaskan Industri Pesawat terbang, IPTN , dan industri strategis lainnya. Juga di depan IIFTIHAR (International Islamic Forum on Sciences, Technology and Human Resources Development)  Council members, di ruang kerja Pak Habibie di BPPT, Gedung II. Sekitar tahun 1997 – 1999.

Juga sering mendampingi tamu-tamu dari  luar negeri mengunjungi IPTN. Menyaksikan mock up pesawat terbang dan hellycopter, juga ke PINDAD. Terus ke Puspiptek Serpong.

N250, Habibie dan Iptek
Bersama Delegasi mengunjungi Pusat Kedirgantaraan Indonesia

Beberapa anggota Executive Council IIFTIHAR : Dr. Ahmed Mohammed Ali, President IDB; Dr. Necmetin Erbakan, PM Turki, yang laĺu diwakili oleh Dr. Abdullah Gull, Menlu kemudian menjadi President; Dato Seri Dr. Anwar Ibrahim, Timbalan PM dan Menteri Kewangan Malaysia;  Menristek Pakistan; Menteri Energi dan SDA Mali; Prof. Dr. Abdul Hamid AbuSulayman, President IIIT dan Dr. Ahmad Totonji, Sek Jen IIIT USA; Prof. Dr. Shamseer Ali, kepala Badan Tenaga Atom Bangladesh dan Ketua IIIT Bangladesh; Prof. Dr. Mahdi Adamu, hingga Rektor IIUI Tanzania.

Kebetulan yang menjadi Executive Director IIFTIHAR, berkantor di BPPT I, Lt 16. Sejak penanda tanganan Deklarasi pendiriannya di kantor IDB, Jeddah dan di depan Ka’bah, Makkah tahun 1996 – 2002.

Pengembangan ilmu dan teknologi merupakan dinamika pembangunan bangsa dan kemanusiaan yang utama. (Habib Chirzin)

Baca Juga:   Allah Memperkenalkan Diri (19) Pencipta Manusia