25.4 C
Yogyakarta
Kamis, Oktober 22, 2020

Salurkan Sejuta Liter Air, Lazismu Kretek Bantu Warga Terdampak Kemarau

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ponpes Muhammadiyah Kuala Madu Peringati Hari Santri Nasional

STABAT, Suara Muhammadiyah – Pondok Pesantren Muhammadiyah Kuala Madu memeringati hari santri tahun 2020 dalam sebuah upacara. Peringatan hari santri tahun ini...

Tuan Rumah Turba

Hasrat mengunjungi PAUD Percontohan Aisyiyah Takerharjo Solokuro Lamongan yang terakreditasi A pada malam Minggu 18 Oktober 2020 sangat menggebu. Niat utama belajar...

Siswa SMK Mutu Tegal Peringati Hari Santri dengan Cara Berbeda

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris siswa SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal jawa Tengah ikuti kegiatan Test CBT TOEIC...

Dr H Abdullah Syukri Zarkasyi Berpulang, Muhammadiyah Ikut Rasakan Duka

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Dr H Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor pada Rabu,...

Temui Jokowi, Muhammadiyah Sarankan Tunda Pelaksanaan UU Ciptakerja

Suaramuhammadiyah.id. Setelah beberapa hari yang lalu pemerintah bertemu beberapa pimpinan ormas, rabu (21/10) siang tadi giliran Muhammadiyah yang bertemu dengan pemerintah. Pada...
- Advertisement -

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Ahad, 19 September 2020, PCM, PRM, dan KOKAM di Kretek yang tergabung dalam LAZISMU Kretek menyalurkan 200 tangki air ke daerah yang mengalami kekeringan untuk warga Bantul dan Gunungkidul. Fokus penyaluran adalah daerah-daerah yang kekeringan yaitu Pundong, Purwosari, Panggang, dan Saptosari.

Kuswidodo, S.E selaku ketua LAZISMU Kretek menyampaikan bahwa bantuan air bersih ini dikumpulkan dari warga Muhammadiyah di kecamatan Kretek Bantul serta dari sahabat yang berada di perantauan di luar DIY.

Gerakan mulia ini dilakukan atas dasar solidaritas kepada saudara-saudara yang berada di daerah kekeringan baik karena terbatasnya akses air PAM maupun daerah-daerah yang belum terjangkau air PAM. Ketua PCM Purwosari, Rungki, S.Pd.I menyampaikan bahwa di kecamatan Purwosari sudah terdapat jalur air PAM, tetapi hanya mengalir seminggu dua kali, sehingga masih kurang untuk kebutuhan sehari-hari.

Sedangkan Sumardiyono, M.Pd selaku ketua LAZISMU Panggang menyampaikan bahwa masih ada daerah-daerah yang belum terjangkai air PAM, sehingga harus dikirim dengan truk tangki air. Hal ini dikuatkan oleh Tujiyanto selaku relawan Muhammadiyah sekaligus sopir Ambulanmu Saptosari bahwa daerah-daerah tertentu belum ada akses air PAM.


200 tangki dengan kapasitas tangki 5.000 liter senilai 30 juta ini disalurkan 96 tangki di Purwosari, 30 tangki di Seloharjo Pundong, 54 tangki di Panggang, dan 20 tangki di Saptosari. Jumlah ini sebenarnya masih kurang mengingat belum jelasnya waktu musim kemarau sehingga penggalangan dana tetap masih dilakukan.

Kedepan LAZISMU Kretek mendorong kepada daerah-daerah yang sering mengalami kelangkaan air untuk mengadakan pemetaan kemungkinan sumber air bawah tanah yang bisa diambil dengan sumur bor sehingga suatu saat akan menjadi sumber air bagi warga dan sekitarnya. (Syahlan)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -