25.4 C
Yogyakarta
Kamis, Oktober 22, 2020

Wisuda UM Cirebon, Haedar Nashir: Beri Manfaat untuk Masyarakat

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ponpes Muhammadiyah Kuala Madu Peringati Hari Santri Nasional

STABAT, Suara Muhammadiyah – Pondok Pesantren Muhammadiyah Kuala Madu memeringati hari santri tahun 2020 dalam sebuah upacara. Peringatan hari santri tahun ini...

Tuan Rumah Turba

Hasrat mengunjungi PAUD Percontohan Aisyiyah Takerharjo Solokuro Lamongan yang terakreditasi A pada malam Minggu 18 Oktober 2020 sangat menggebu. Niat utama belajar...

Siswa SMK Mutu Tegal Peringati Hari Santri dengan Cara Berbeda

TEGAL, Suara Muhammadiyah - Untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris siswa SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal jawa Tengah ikuti kegiatan Test CBT TOEIC...

Dr H Abdullah Syukri Zarkasyi Berpulang, Muhammadiyah Ikut Rasakan Duka

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Dr H Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor pada Rabu,...

Temui Jokowi, Muhammadiyah Sarankan Tunda Pelaksanaan UU Ciptakerja

Suaramuhammadiyah.id. Setelah beberapa hari yang lalu pemerintah bertemu beberapa pimpinan ormas, rabu (21/10) siang tadi giliran Muhammadiyah yang bertemu dengan pemerintah. Pada...
- Advertisement -

CIREBON, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggelar wisuda beserta pelantikan profesi ners tahun 2019/2020 secara daring, Sabtu (19/9).

Sebanyak 377 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai sarjana dan diploma. Acara dilakukan seiring dengan peringatan Milad ke-20 tahun UMC.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam kesempatan tersebut memberikan lima nasihat sebagai bekal hidup bagi para alumni menjalani kehidupan pasca kampus.

 “Setelah menjadi alumni kalian menjadi orang yang dewasa bertanggungjawab, pertama, jadilah alumni yang menjunjung tinggi akhlak mulia, termasuk ketika sudah dewasa tetap melakukan birul walidain (berbakti pada orangtua). Jadilah orang yang jujur, nanti kalau jadi pejabat publik atau di manapun saja,” tuturnya.

 “Satu itu saja cukup. Kalian akan sukses karena kejujuran, jangan dibalik. Kalau ada orang tidak jujur dan sukses itu hanya sementara dan pasti akan jatuh,” imbuhnya.

Kedua, Haedar berpesan agar para alumni menjadi pribadi yang cerdas, berilmu dengan disiplin sesuai bidang keilmuan yang diperoleh selama kuliah sehingga kemanfaatannya dapat dirasakan oleh orang banyak.

 “Ketiga harus kerja keras dan mandiri. Ciri Muhammadiyah tidak pernah menggantungkan diri pada orang lain. Tetap rendah hati dan kerja keras,” lanjut Haedar.

Keempat, Haedar mengharapkan agar para alumni mampu memberikan manfaat dan kemaslahatan pada lingkungan tinggalnya, menjadi pemecah masalah dan pemberi solusi.

 “Terakhir harus menjadi kader umat, bangsa kalau perlu kader alam semesta. Harus menjadi faktor fa’il (subjek). Dari Rahim Muhammadiyah harus melahirkan kader-kader terbaik yang membangun kemajuan umat, bangsa dan alam semesta. Tidak perlu hebat, cukup memberi arti. Di situlah letak keberhargaan kita,” tutup Haedar sembari mengutip peran 15 pahlawan nasional dari rahim Muhammadiyah. (ppmuh/afn)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -