24.4 C
Yogyakarta
Senin, Oktober 26, 2020

“Makmum” Muhammadiyah, NU Juga Tunda Muktamar

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Guru SMP Aisyiyah Boarding School Pinrang Ikuti Pelatihan Figur

PINRANG- SMP Aisyiyah Boarding School (ABS) Pinrang mengutus 2 guru mengikuti Pelatihan pembuatan video Pembelajaran yang digelar oleh Figur (Forum Inspirasi Generasi...

UMSU Peduli Kemajuan Masyarakat Melayu

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Sumater Utara (UMSU) peduli akan kemajuan masyarkat melyayu. Di usianya yang genap setahun, Pakat Melayu merasa...

Haedar Nashir: Dokter Pelopor Kemanusiaan dan Kenegarawan

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menyambut Hari Dokter Indonesia 24 Oktober 2020, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi berharap...

AMM Jetis Bantul Droping Air Bersih Serentak di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Angkatan Muda Muhammadiyah Jetis Bantul sukses menyelenggarakan Droping Air Bersih #02 di wilayah Gunungkidul Ahad, 18 Oktober 2020....

Universitas Muhammadiyah Papua untuk Kemajuan Pendidikan Bumi Cendrawasih

JAYAPURA, Suara Muhammadiyah – STIKOM Muhammadiyah Papua bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Papua. Berdirinya Universitas Muhammadiyah Papua adalah untuk kemajuan pendidikan Bumi Cendrawasih.
- Advertisement -

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU akan ditunda hingga akhir tahun 2021. Penundaan forum tertinggi di PBNU tersebut dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang belum kunjung mereda.

Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siroj menyatakan 34 Pengurus Wilayah NU dan 380 Pengurus Cabang NU telah menyetujui penundaan Muktamar ke-34 NU. Sedianya Muktamar NU akan digelar pada 22-27 Oktober 2020 di Provinsi Lampung.

“34 PWNU dan 380 PCNU artinya lebih dari 2/3 telah mengirimkan surat persetujuan pengunduran pelaksanaan Muktamar PBNU ke-34 ini insya allah akhir tahun depan,” kata Said saat membuka Konferensi Besar NU yang disiarkan secara daring, Rabu (23/9).

Sebelumnya Muhammadiyah juga akan menggelar Muktamar ke-48 di Surakarta tahun 2020 ini. Bahkan Muhammadiyah dua kali menjadwalkan ulang pelaksanaan Muktamar ke-48.

baca juga: Pimpinan Pusat Memutuskan Muktamar Muhammadiyah Ditunda

Muktamar Muhammadiyah ke-48 sebelumnya dijadwalkan pada tanggal 1-5 Juli 2020 diundur menjadi tanggal 24-27 Desember 2020. Kemudian berdasarkan saran dan pandangan dari para anggota Tanwir, memutuskan Muktamar akan diselenggarakan setelah pelaksanaan haji tahun 2022.

Baca Juga: Argumen Penundaan Muktamar ke-48

Namun, apabila pada tahun 2021 keadaan dapat dipastikan aman dan Muktamar dapat diselenggarakan secara normal, akan dibuka kembali opsi untuk menyelenggarakan Muktamar sebelum tahun 2022.

Perubahan waktu Muktamar ke-48 di Surakarta merupakan wujud dari langkah dan kebijakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang terkait dengan musibah nasional dan global yaitu meluasnya wabah virus corona (covid-19). Dengan seluruh pertimbangan yang ada, Muhammadiyah menilai bahwa musibah ini berada pada tingkat kedaruratan yang tinggi.

Bahwa segala sesuatu dalam situasi darurat harus mempertimbangkan dan mengutamakan keselamatan, kesehatan, serta kepentingan orang banyak. (Riz)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -