23.2 C
Yogyakarta
Selasa, Desember 1, 2020

Selangkah Lagi LSP UMY Miliki Lisensi BNSP

By Suara Muhammadiyah

- Advertisement -

Berita Terbaru

Log-Mart Buka Gerai Kedua

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Log-Mart kembali melebarkan sayap bisnisnya dengan membuka gerai kedua yaitu Log-Mart Ngampilan, Senin (30/11). Log-Mart merupakan singkatan dari...

Pembangunan Kesehatan Perempuan, ‘Aisyiyah Kembangkan Sistem Informasi Desa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Sistem Informasi Desa (SID) merupakan salah satu mandat dalam UU Desa No 6 Tahun 2014 tentang Desa untuk...

Harapan Para Tokoh dalam Resepsi Virtual Milad Mu’allimaat ke-102

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan resepsi milad ke-102 dan Milad Muhammadiyah ke-108 pada Senin (30/11).

Gotong Royong 1,2 Milyar untuk Rumah Qur’an Muhammadiyah Kebakkramat

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah – Gotong royong masyarakat 1,2 Milyar untuk Rumah Quran Muhammadiyah Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah. Seluas 350 meter persegi Tanah...

Inovasi UAD Kembangkan Ngoro-Oro Menuju Desa Wisata Sehat

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Keberadaan desa wisata dengan keindahan alam dan udara segarnya saat ini menjadi daya tarik para wisatawan baik wisatawan...
- Advertisement -

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjalani proses witness sebagai rangkaian akhir untuk mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Ketua BNSP, Kunjung Masehat datang langsung ke kampus terpadu UMY memimpin tim BNSP melaksanakan proses witness.

“LSP memiliki peran penting dalam melakukan sertifikasi profesi sebagai kepanjangan dari BNSP, sehingga perlu adanya proses witness untuk mendapatkan lisensi, setelah menjalani beberapa rangkaian proses sebelumnya,” jelas Kunjung saat memberikan sambutan di hadapan rektor beserta tiga puluh pajabat struktural  UMY, Jumat (23/10). Kunjung menambahkan bahwa perguruan tinggi sangat perlu menyiapkan mahasiswa untuk memiliki sertifikasi kompetensi sebagai pendamping ijazah.

“BNSP dibentuk berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang tugas pokok dan fungsinya sebagai otoritas sertifikasi, sehingga sertifikat kompetensi yang didapatkan oleh mahasiswa ketika akan lulus menjadi sangat bermanfaat untuk masuk ke dunia kerja,” tambahnya.

Dalam proses asesi, Kunjung Masehat yang didampingi Mohammad Ali Sodiqin melakukan witness di tujuh Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang menjadi tempat uji kompetensi dari tujuh skema yang diajukan oleh LSP UMY. Selama witness dilakukan asesmen uji kompetensi di tujuh skema yang kali pertama dilaksanakan oleh LSP UMY.

Sementara itu, rektor UMY Dr. Gunawan Budiyanto menyatakan bahwa UMY terus berusaha memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa, salah satunya dengan pendirian LSP UMY. “Kami di UMY akan terus menaati segala peraturan pemerintah dalam proses pendirian LSP dan berharap ke depan semakin banyak skema yang bisa diajukan ke BSNP,” pungkasnya. (Filosa)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

More articles

- Advertisement -