Pejuang Dan Pemimpin Muhammadiyah Yang Tawadlu, Gigih, dan Sederhana Itu Telah Syahid

Seminggu Setelah wafatnya sang Menantu, Ketua PDM Klaten, H Abdul Rodhi berpulang

Ustdaz Abdul Rodhi (tengah) saat peresmian SM Corner Klaten bersama Bendahara PP Muhammadiyah Marpuji Ali dan Ketua Umum Aisyiyah Sitti Noordjannah Djohantini

Abdul Rodhi bukan  tipe manusia mimbar yang pandai berorasi dan beragitasi. Beliau selalu sederhana dan tenang ketika berbicara. Namun, dalam kesederhanaan dan ketenangan itulah aura keikhlasan selalu terpancar dari setiap tutur dan lakunya.

Oleh: Muhammad Jamaludin Ahmad

Ustadz Abdul Rodhi, saya mengenal beliau sejak muda. Sejak pertama mengenal beliau hingga terpilih menjadi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten pribadinya tidak berubah.

Pribadinya selalu tampil sederhana, rendah hati, santun, tenang menghadapi apapun, murah hati,ringan hati, tekun, dan gigih serta menjadi cahaya yang selalu menerangi siapapun yang berjumpa dan bergaul dengan beliau. Bersama beliau dunia ini dengan segala urusan dan permasalahanya menjadi sederhana. Demikian juga ketika beliau berbisnis, ber-Muhammadiyah dan berkehidupn lainnya.

Dalam ber-Muhammadiyah, Ust Dul Rodhi (begitu dia biasa disapa)  menjadi contoh aktifis, penggerak dan pemimpin Muhammadiyah yang penuh totalitas. Dimulai aktif di Pemuda Muhammadiyah kemudian menekuni Ranting, Cabang, hingga menjadi Ketua PDM Klaten.

Kesemarakan Musyran PRM Gading

PRM Gading di mana beliau bermukim dan menjadi anggota Muhammadiyah, merupakan PRM termaju dan terunggul di PDM Klaten. Pada tahun 2019 pada saat diselenggarakan CABANG RANTING AWARD di Gowa Sulawesi Selatan, PRM Gading terpilih menjadi PRM terbaik ke 2 tingkat Nasional. Kemajuan PRM Gading ini tidak bisa dilepaskan dari kiprah dan perjuangan Ustadz Abdul Rodhi sebagai anggota dan penggerak Muhammadiyah di Gading. Almarhum merupakan pribadi yang mampu berkomunikasi dan merangkul anak anak muda dan juga pribadi yang bisa diterima hampir semua kalangan.

Baca Juga:   Ketupat dan Sambal Lebaran

Menggerakkan dan mempengaruhi orang lain dengan Akhlaq

Ustadz Abdul Rodhi bukan  tipe manusia mimbar yang pandai berorasi dan beragitasi. Beliau selalu sederhana dan tenang ketika berbicara. Namun, dalam kesederhanaan dan ketenangan ketika berbicara itulah kekuatan dan kepribadian beliau memancarkan aura yang menyentuh fikiran dan relung hati yang paling dalam. Kemampuan almarhum menggerakkan orang khususnya anak anak muda Muhammadiyah dan warga Muhammadiyah bukan berasal dari ketrampilan berpidato dan berorasi namun berasal dari akhlak pribadinya yang tawadlu’, selalu memulai dari diri sendiri (ibda’ bi nafsik), murah hati dan selalu peduli, pribadinya yang selalu memberi solusi, mengayomi, memudahkan urusan, tenang dan murah senyum dll.

Kepribadian dan akhlaqnya yg selalu memberi contoh kebaikan merupakan mutiara yang harus dijaga dan dipelihara oleh semua aktifis dan pengurus Muhammadiyah dimanapun. Ustadz Abul Rodhi dalam kehidupan sehari hari mirip dengan Pak AR Fakhrudin dalam kesederhanaan dan pribadinya yang rendah hati. Pengorbanan beliau di jalan dakwah bisa ditanyakan kepada keluarga dan temen temen seperjuangan almarhum. Istri dan putra, putrinya pasti sangat kehilangan sosok suami yang bertanggung jawab dan sosok ayah yang sangat sayang pada putra, putrinya.

Almarhum, setiap ketemu saya, selalu bicara masa depan Islam dan Muhammadiyah. Beliau ingin putra putri dan menantunya serta anak keturunannya aktif  berdakwah dan berjuang di Muhammadiyah. Beliau cari menantu yang kader ulama Muhammadiyah. Akhirnya Allah kirim ustadz Muda Muhammad Dzikron (almarhum).

Baca juga: mengenang sahabatku Dzikron

Beliau bersyukur dan senang sekali diberi oleh Allah SWT menantu yang alim dan faqih di bidang agama. Sang menantu yang sangat santun dan tawadlu yang seda