Rumah Tangga Dan Karir Bagi Perempuan

Bekerja Islami
Bekerja Foto Dok Ilutrasi

Rumah Tangga Dan Karir Bagi Perempuan

Oleh : Nur Ngazizah,SSi, MPd

وَٱلْمُؤْمِنُونَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَيُطِيعُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ ٱللَّهُ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Arti: Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (At Tubah :71). Menurut beberapa Kitab Tafsir, ayat di atas menunjukkan bahwa : Orang-orang mukmin, laki-laki maupun perempuan, yang beriman kepada Allah dan RasulNya, sebagian mereka merupakan penolong bagi sebagian yang lain.

Mereka memerintahkan manusia untuk beriman dan mengerjakan amal shalih serta melarang mereka dari perbuatan kafir dan maksiat-maksiat, menjalankan shalat, memberikan zakat, taat kepada Allah dan RasulNya dan mereka menghindar dari perkataan yang mereka dilarang melakukanya. Mereka itu akan di rahmati oleh Allah, lalu dia akan menyelamatkan mereka dari siksaNya dan memasukan mereka ke dalam surgaNya, lsesungguhnya Allah Maha perkasa dalam kerajaannNya agi Maha Bijaksana dalam penetapan ajaran-ajaran syariat dan hukum-hukumNya.Kemuadian dalam At Taubah ayat 72

وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا وَمَسَٰكِنَ طَيِّبَةً فِى جَنَّٰتِ عَدْنٍ ۚ وَرِضْوَٰنٌ مِّنَ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ

Arti: Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga ‘Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar.

Berdasarkan Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia At Taubah 72. Allah berjanji kepada orang-orang yang beriman kepada-Nya, baik laki-laki maupun wanita, bahwa Dia kelak pada hari Kiamat akan memasukkan mereka ke dalam taman-taman surga yang di bawah bangunan-bangunan istananya mengalir sungai-sungai. Mereka akan menetap di sana untuk selama-lamanya. Di sana mereka tidak akan pernah mati dan kenikmatan yang mereka terima tidak akan pernah habis. Allah berjanji untuk memasukkan mereka ke dalam rumah-rumah yang bagus di dalam surga-surga yang kekal. Namun rida yang Allah anugerahkan kepada

Dalam ayat-ayat Al Quran At Taubah 71-72, bahwa laki-laki yang beriman sama haknya dengan perempuan yang beriman, bahkan sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Islam pun mengetahui dan menjaga kondisi fisik perempuan. Jangan sampai ia memikul kewajiban yang tak dapat dipikulnya.

Perempuan dan laki laki

Masyarakat manusia adalah gabungan antara keaktifan laki-laki dan kepasifan perempuan. Merekalah yang mendirikan rumah tangga. Menurut Prof.Dr. Hamka bahwasanya rumah tangga yang aman dan damai adalah gabungan antara tegapnya laki-laki dengan halusnya perempuan.  Laki-laki mencari dan perempuan mengatur.  Tidak bisa satu rumah tangga berdiri jika hanya kemauan laki-laki sajja yang berlaku dan tidak bisa rumah tangga berdiri jika hanya kehalusan lemah lembut perempuan saja yang terdapat.

Baca Juga:   Status Hagia Sophia Memicu Ketegangan Umat Beragama

Gabungan laki-laki dan perempuan lah yang menimbulkan keturunan, dari kasih ibu dan sayang bapak lalu dibentuklah jiwa anak-anak yang akan tiba gilirannya mereka mendirikan rumah tangga dan melanjutkan keturunan. Hak dan kewajiban yang sama antara laki-laki dan perempuan bukanlah berarti bahwa pekerjaan yang hanya bahu laki-laki yang kuat memikulnya tapi perempuan disuruh pula memikulnya.  Islam menjelaskan bahwa meskipun sama sama berhak dan sama sama berkewajiban, pekerjaan harus dibagi.

Prof.Dr. Hamka memisalkan bahwa rumah tangga itu seperti “kapal berlayar di lautan,ombak bersabung di buritan,tali temali berentangan,layar terkipas kiri dan kanan, yang seorang tegak di kemudi, seorang tegak di haluan.  Jika keduanya sama pandai, selamat sampai ke tujuan, jika keduanya tidak bijak atau salah seorang tak bestari, karam di tepi kapal itu, tidaklah sampai tujuan. Dalam berumah tangga, semuanya pasti ingin sukses, dunia dan akhirat.

Semua orang tentu menginginkan meraih sukses dalam hidupnya, tidak terkecuali perempuan. Sungguh merupakan hal yang sangat diidam-idamkan menjadi perempuan yang sukses dalam karir dan rumah tangga. Tidak ada seorang pun yang menolak jika disuguhkan pilihan ‘manis’ tersebut. Terlebih lagi, di zaman globalisasi sekarang ini, kemandirian finansial nampaknya menjadi salah satu obsesi banyak perempuan di kota besar. Sukses berkarir sekaligus sukses mengurus rumah tangga menjadi idealisme para perempuan, kendatipun untuk menjalankan fungsi ganda ini , bukan merupakan hal yang  mudah untuk dilaksanakan.

Peran Ganda perempuan

Perempuan mempunyai dua peran yang harus dijalani secara bersamaan yakni: sebagai ibu rumah tangga (peran domestik) , sekaligus juga sebagai perempuan karir (peran publik). Peran domestik seba