Dosen Bahasa Ajak Mahasiswa Muhammadiyah Menulis Karya Sastra Indonesia

Karya Sastra
Hendra Apriyadi Foto Dok Istimewa

Dosen Bahasa Ajak Mahasiswa Muhammadiyah Menulis Karya Sastra Indonesia

Oleh : Hendra Apriyadi, M.Pd

Dimasa pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi di Indonesia, berpengaruh pada dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi, Aktifitas pembelajaran menggunakan online atau daring. Problem yang terjadi saat pembelajaran membosankan dan tidak menyenangkan.. Itulah yang terjadi keluahan mahasiswa. Namun berbagai macam masalah kita harus semangat dan membangun inovasi serta trobosan yang bisa bermanfaat selama pandemi covid 19. Sebagai bentuk apresiasi dan dorongan kepada Mahasiswa Politeknik Muhammadiyah Tegal (PMT) semester 1 dalam mata kuliah umum Bahasa Indonesia,

Saya menggunakan pembelajaran berbasis projek yaitu model Projek Based Learning “Ajak Mahasiswa PMT menulis Karya Sastra Indonesia berupa Cerpen “ Ada 8 buku Antologi sudah di terbikan oleh Politeknik Muhammadiyah Tegal. Patut disyukuri dan diApresiasi untuk para mahasiswa PMT yang berani menulis karya sendiri yang berdasarkan cerita Imajinasi penulis dan pengalaman di era pandemic covid 19.

Berikut sebuah ungkapan dari mahasiswa polikteknik Muhammadiyah Tegal tentang model pembelajaran Projek based learning yang saya terapkan dan dapat menciptakan sebuah karya sastra Indonesia berupa buku antologi Selama pembelajaran online saya menggunakan apalikasi google classroom untuk penyampaiana materi, sedangan untuk presentasi menggunakan Video. Yang dibuat mahasiswa.

“Dari pembuatan buku antalogi, kita belajar untuk menulis yang baik dan benar, kita juga bisa mengungkapkan cerita yang tidak bisa kita ungkapkan secara langsung kepada dunia, menyampaikan pesan dari pengalaman pribadi untuk pembaca yang sekiranya bisa dijadikan contoh yang baik” pembelajaran berbasis projek cukup baik dan efektif untuk menilai mahasiswa yang benar-benar aktif dan mahasiswa yang hanya kuliah pulang saja”

“Harapan saya, dengan menulis ini. saya bisa menyampaikan kepada para pembaca tentang pelajaran hidup yang pernah saya alami semoga bisa menjadi contoh yang baik, saya juga berharap bisa menjadi penulis yang sesungguhnya dan menerbitkan buku kedepannya” Terimakasih Dosen Pengampu mata kuliah bahasa Indonesia atas bimbingan membuat karya sastra Indonesia (Nurul Kholifah Akuntansi Pagi Semester 1)

Baca Juga:   Sinar Surya di Pulau Tello

Sebagai seorang pengajar saya lebih senang memberikan motivasi dan dorongan untuk berkarya melalui menulis setelah itu dibaca dan bermanfaat untuk orang lain Berikut pesan saya untuk para Mahasiswa Politeknik Muhammadiyah Tegal

Menulis adalah kerjakeras, patut di syukuri dalam masa pandemi covid 19 di tahun 2020 , Para mahasiswa Politeknik Muhammadiyah Tegal semester 1 dalam mata kuliah bahasa Indonesia, Dapat berkarya dan menghasilkan karya cipta berupa cerita-cerita yang unik dan menginspirasi dunia kehidupan dan pendidikan.

Semangat terus bergerak dan berkarya untuk ciptakan produk-produk hebat berupa karya tulis fiksi maupun nonfiksi. Selaku dosen Bahasa Insdonesia di Politeknik Muhammadiyah Tegal memberikan apresiasi kepada para mahasiswa dari berbagai jurusan atau kompetensi keahlian yang telah berhasil dan berproses membuat karya tulis yang unik.

“Saya berpesan menulislah dengan Jujur dan Ikhlas untuk menciptakan karya sastra yang berkualitas (Hendra Apriyadi)

Selamat dan sukses pada para penulis yang hebat , lahir dari penulis hebat. Tulislah apa yang menjadi Inspirasi dimanapun dan kapanpun sempatkan untuk menulis kemudian baca.. baca dan Membaca.

Menulis Karya Sastra

Menulis karya sastra itu butuh keberanian serta berimajinasi tinggi , seorang penulis yang hebat adalah gemar membaca karya sastra Indonesia seperti yang di katakana oleh Afas Khafasi seorang seniman dan satrawan kabupaten Tegal mengatakan , “ Jangan pernah bosan torehkan keajaiban” sedangkan bericara kualitas itu proses yang bersifat intensitas.tapi keberanian menulis itu sangat sangat sesuatu dan fardhu didukung segala pihak. Apa lagi bagi kalangan akademisi, menulis sudah sudah jadi keharusan yag mesti dilakoni secara aktif .hingga pada akhirnya melahirkan sesuatu yang berkualitas.

Kata Afas khafasi dalam bahasa Tegal pokoke jangan pernah toreh keajaiban dari aksara ke aksara yangg menjadi ranah sastra atau ilmiah semua jelas Berdaya guna dan memperpanjang usia dalam umur manusia . Tetap semangat torehkan karya sastra Indonesia, “ Kata Afas Khafasi seorang penulis dan seniman kabupaten tegal yang memiliki berbagai macam komunitas Sastra di Kabupaten Tegal.

Baca Juga:   Mendidik Seperti Kiai Dahlan

Berikut judul buku cerpen yang sudah di garap mahasiswa dan sudh dicetak dan di terbikan untuk kalangan sendiri, Pada buku Antologi cerpen Senyum dan Sendu karya Mei Indah Rohmawati mahasiswa Akuntansi kelas regular , Menulis tetnatang sebuah harapan tentang cinta jodoh semunya sudah di takdirkan oleh Allah, dalam cerpen tesebut penulis mengajak untuk menjadi renungan bersama Jangan pernah berharap lebih kepada seseorang , dan percayalah Allah akan mendekatkanya kepada kita ,Skenario allah jauh lebih lndah.

Judul Buku cerpen yang kedua adalah Kita Semua Butuh Cinta” karya Abdurahman Dkk, Program studi Desain produk dalam cerpen tersbut penulis menyadari “Ternyata dalam hidup selalu berhadapan dengan cinta , karena Cinta kita bisa hidup, karena Cinta kita saling menghargai , “ Cinta bisa dibilang nafas kehidupan” Ada nilai dan makna di balik kata Cinta yaitu cinta pada Allah SWt, Cinta kepad kedua Orang tua dan cinta pada keluarga.

Judul Buku yang ketiga adalah Berjuang Untuk Impian karya S