Totalitas Muhammadiyah, Penanganan Darurat Bencana Banjir Kalimantan Selatan

Totalitas Muhammadiyah, Penanganan Darurat Bencana Banjir Kalimantan Selatan
Totalitas Muhammadiyah, Penanganan Darurat Bencana Banjir Kalimantan Selatan

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah – Totalitas Muhammadiyah bersama segenap elemen masyarakat lainnya masih berjibaku dalam Penanganan Darurat Bencana (PDB) Banjir di Kalimantan Selatan. Daerah yang terdampak banjir antara lain Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kota Banjarbaru, Kab. Hulu Sungai Selatan, Kab. Hulu Sungai Tengah, Kab. Tapin, dan Kota Banjarmasin.

Akibat banjir yang terjadi, dampak yang dimbulkan sangat besar. Hingga tanggal 22 Januari 2021, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah warga yang mengungsi akibat banjir yang terjadi yaitu meninggal dunia 24 jiwa, pengungsi 100.881 jiwa, dan jumlah warga terdampak 584.279.

Gelar Sumber Daya Muhammadiyah per tanggal 25 Januari 2021, relawan Muhammadiyah yang membantu penanganan darurat bencana banjir di Kalimantan Selatan berjumlah 378 Personil. Totalitas Muhammadiyah melalui Relawannya terjun langsung dalam penanganan banjir Kalsel terdiri dari ortom dan lembaga di persyarikatan Muhammadiyah seperti MDMC, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci Wilayah, IMM, dan IPM se-Kalimantan Selatan.

Menyikapi bencana banjir yang terjadi, Muhammadiyah segera merespon dengan mendirikan pos koordinasi Muhammadiyah di Kab. Banjar, dan mendirikan 10 pos pelayanan. Antara lain Pos Layanan At Taqwa Kab. Banjar, Pos Layanan SMA Muhammadiyah Kab. Banjar, Pos Layanan Mandiangin Kab. Banjar, Pos Layanan Karang Intan Kab. Banjar, Pos Layanan Sungai Alang Kab. Banjar, Pos Layanan Biih Kab. Banjar, Pos Layanan Tiwingan Kab. Banjar, Pos Layanan Banjar Baru, Pos Layanan Banjarmasin, dan Pos Layanan Tanah Laut.

Gambaran situasi dan kondisi terkini di daerah terdampak banjirmasih diperlukan sembako berupa makanan cepat saji, popok, susu bayi, pembalut, selimut, hygiene dan tenda pengungsian. Masih ada warga terisolir yang membutuhkan bantuan pokok. Masih ada warga yang perlu dievakuasi. Meningkatnya kasus pencurian dengan mof menjadi relawan. Diperlukan pelayanan pengobatan karena pengungsi mulai mengeluhkan kesehatan. Kurangnya SDM relawan dan Perlunya ketersediaan air bersih dan sanitasi.

Baca Juga:   Pawai Ta’aruf Semarak, Olimpiade Ahmad Dahlan Jateng Dimulai

Totalitas Muhammadiyah membantu masyarakat terdampak banjir dengan berbagai layanan. Bentuk layanan yang diberikan di pos layanan Muhammadiyah tersebut meliputi Evakuasi warga terdampak, Membuka Dapur Umum, Penyediaan Tempat pengungsian,  Penyaluran Logisk Permakanan Penyaluran Obat-obatan, Penyaluran Keperluan Bayi (Popok, Susu, Pakaian, Makanan). Penyaluran pakaian layak pakai, Pembagian Masker, Pemeriksaan Kesehatan, Pembagian Hygiene Kit, Penyediaan air bersih hingga Pembersihan puing.

Sementara itu, Per tanggal, 25 Januari 2021 Muhammadiyah juga telah mengumpulkan donasi Rp 356,655,357. Serta penerima Penerima Manfaat Sektor Layanan Muhammadiyah yaitu 40,243 jiwa meliputi Layanan Dapur Umum, Layanan Kesehatan, Distribusi Logisk, Layanan Psikososial dan Pembersihan Lingkungan

Donasi dan bantuan anda dapat disalurkan melalui: Rek. LAZISMU Pusat: – BRI Syariah 1047 290 437 – Mandiri 1230 099 008 999 – BNI Syariah 0091 539 444 Atas Nama Lazis Muhammadiyah Konfirmasi SMS/WA 0856 1626 222 Sertakan kode unik “013” contoh Rp.1.000.013,-

Rek. LAZISMU Kalimantan Selatan: – Mandiri Syariah 7100 799 299 Atas Nama Lazismu Kalimantan Selatan Konfirmasi SMS/WA 0813 4976 3463 Sertakan kode unik “300” contoh Rp.1.000.300,-. (Riz)

Laporan Perkembangan Penanganan Darurat Bencana (PDB) Banjir di Kalimantan Selatan