Kampus Muhammadiyah Ini Sering Disebut “Markas Avenger”

Kampus Muhammadiyah Ini Sering Disebut Markas Avenger
Kampus Muhammadiyah Ini Sering Disebut Markas Avenger

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kiprah Muhammadiyah telah terbukti dalam memajukan pendidikan di berbagai daerah. Karena sejak awal Muhammadiyah melalui lembaga pendidikannya mulai dari TK hingga perguruan tinggi concern dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Salah satu apresiasi terhadap ikhtiar persyarikatan Muhammadiyah tersebut tengah hangat diperbincangkan di media sosial baru-baru ini. Salah satunya Yodhia Antariksa (Strategi Bisnis) melalui akun twitternya bangga dengan kampus Muhammadiyah di desanya, yaitu Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) berikut.

Saya lahir dan besar di desa Pekajangan, Pekalongan. Gerakan Muhammadiyah di desa kami mungkin salah satu yang terbaik di tanah air. Amal usahanya ada di mana-mana.

Dan sebentar lagi akan ada kampus 7 lantai yang epik untuk ukuran DESA. Nama kampusnya Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP).

Ini mungkin pertama kali dalam sejarah Muhammadiyah, sebuah cabang level desa bisa punya kampus yang megah. Orang-orang di desa saya bilangnya Markas Avenger.

Avenger merupakan tim yang terdiri super hero karangan Marvel Comics, Amerika Serikat. Avenger pun memiliki markas yang megah dan di dalamnya terdapat teknologi masa depan yang seba canggih.

Semoga kelak kampus di desa saya yang UMPP ini bisa sehebat UMY di jogja atau UMM di Malang.

Muhammdiyah punya banyak kampus bagus di tanah air. Dahsyat kiprah ormas ini dalam ranah pendidikan.

Gerakan Muhammadiyah di desa saya ini mungkin bisa dijadikan prototipe model pemberdayaan masyarakat. Semua dibiayai secara mandiri dengan niat ibadah.

Amal usahanya punya RS umum, punya RS ibu dan anak, ada puluhan sekolah, ada kampus, ada juga lembaga keuangan mikro yang sukses.

Jargon-jargon pemberdayaan umat, penguatan desa, pemberdayaan rakyat, sudah amat sering digaungkan. Muhammadiyah di desa kami sudah langsung mempraktekkannya sejak tahun 50an. Atau 70 tahun silam. Real praktek. Bukan hanya wacana.

Btw desa Pekajangan terletak 9 km di selatan kota Pekalongan.

Desanya ada di pinggir jalan antar kecamatan. Desa yg amat ramai dan relatif makmur. Banyak warganya yang jadi juragan batik dan sarung palekat.

Sejarah UMPP sendiri merupakan gabungan dari STIKES Muhammadiyah Pekajangan, STIE Muhammadiyah Pekalongan, dan Politeknik Muhammadiyah Kajen. UMPP telah resmi berdiri pada 29 Juni 2019 lalu berdasarkan SK 314/KPT/1/2019 dari Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemensristekdikti) Republik Indonesia. (Riz)

Baca Juga:   Peduli Kespro, Pemdes Kalibening Terima Usulan BSA untuk Tes IVA