'Aisyiyah Wonosobo Manfaatkan Milad 109 sebagai Ruang Perkuat Basis Gerakan Kemanusiaan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
61
Foto Istimewa

Foto Istimewa

WONOSOBO, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Wonosobo menggelar Resepsi Milad ke-109 ‘Aisyiyah di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo, Ahad (21/6). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri ribuan kader dan warga ‘Aisyiyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Wonosobo.

Ketua PDA Wonosobo, Herwati Aliyah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya resepsi milad yang berlangsung semarak. Menurutnya, usia 109 tahun menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian dan kerja-kerja dakwah ‘Aisyiyah.

“Mari kita jadikan Milad ini momentum untuk memperkuat pengabdian. Selama hayat dikandung badan, kita akan terus menyalakan cahaya dakwah, memperkuat kepedulian, dan menghadirkan perdamaian melalui kerja kemanusiaan,” ujarnya.

Herwati menegaskan bahwa berbagai amal usaha dan pelayanan yang dilakukan ‘Aisyiyah merupakan bagian dari dakwah yang nyata di tengah masyarakat.

“Kami meyakini bahwa setiap sekolah yang berdiri adalah dakwah, setiap anak yang mendapatkan pendidikan adalah dakwah, setiap ibu yang didampingi, seluruh masyarakat yang mendapatkan pelayanan adalah dakwah, dan setiap air mata yang kita berhasil hapus dari wajah sesama adalah kemanusiaan sesungguhnya,” tuturnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo, Bambang WEN, menyampaikan bahwa usia 109 tahun menunjukkan konsistensi ‘Aisyiyah dalam bergerak dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selama lebih dari satu abad, ‘Aisyiyah tidak hanya hadir dalam sejarah, tetapi hadir dalam kehidupan. Dari ruang pendidikan, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi, ‘Aisyiyah terus bekerja dalam senyap, namun hasilnya bergema di mana-mana,” katanya.

Ia juga menggambarkan posisi strategis ‘Aisyiyah dalam Persyarikatan Muhammadiyah.

“Menjadi sebuah keyakinan saya, jika Muhammadiyah itu ibarat pohon besar yang menaungi umat, maka ‘Aisyiyah adalah akar yang kuat yang membuatnya tetap kokoh menghadapi segala musim,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, PDM Wonosobo menyerahkan satu unit mobil operasional Toyota Innova kepada PDA Wonosobo sebagai dukungan terhadap penguatan dakwah dan pelayanan organisasi.

“Mobil itu bukan sekadar kendaraan, tetapi mobil dakwah. Semoga setiap roda yang berputar menjadi pahala, setiap kilometer mengantarkan majelis ilmu, dan setiap kursinya menjadi saksi bahwa ‘Aisyiyah menolong sesama tanpa pamrih,” ujarnya.

 

Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah, Eny Winaryani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan panjang ‘Aisyiyah selama 109 tahun menjadi bukti kematangan organisasi dalam menjawab kebutuhan umat.

“109 tahun bukan usia yang pendek. Asam manis kehidupan sudah dirasakan oleh ‘Aisyiyah sehingga kerja-kerja ‘Aisyiyah terwujud dari baru lahir hingga meninggal. ‘Aisyiyah begitu cermat dan jeli membuat kegiatan sebagai ladang amal saleh menjadi barokah,” katanya.

Menurut Eny, tema Milad ke-109 menjadi inspirasi untuk terus mengembangkan gerakan dan amal usaha yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kalau kita cermati bagaimana ‘Aisyiyah pada tahun 1917, sesungguhnya ‘Aisyiyah selalu luar biasa dan itu ditunjukkan dengan banyaknya amal usaha yang dimiliki,” tambahnya.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Wonosobo, Nurudin Ardiyanto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar ‘Aisyiyah dalam pembangunan masyarakat.

“Usia 109 tahun bukanlah usia yang pendek. Ini adalah bukti bahwa ‘Aisyiyah bukan sekadar organisasi, tetapi sebuah gerakan perempuan Islam yang kokoh, berilmu, beramal, dan terus memberikan manfaat bagi bangsa dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai ‘Aisyiyah telah membuktikan peran penting perempuan dalam membangun peradaban melalui berbagai bidang kehidupan.

“Dari keluarga, pendidikan anak usia dini, kesehatan ibu, pemberdayaan ekonomi, hingga kepedulian terhadap lingkungan dan kemanusiaan, ‘Aisyiyah selalu hadir dengan kerja nyata,” katanya.

Nurudin juga mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong dalam dakwah kemanusiaan.

“Mari jadikan Milad ‘Aisyiyah ke-109 sebagai titik tolak melakukan kolaborasi. Semangat ta’awun, gotong royong, dan dakwah kemanusiaan harus kita hidupkan di bumi Wonosobo tercinta,” pesannya.

Dalam tausiyah Milad, Ketua PP ‘Aisyiyah, Siti Aisyah, mengajak seluruh pimpinan, kader, dan warga ‘Aisyiyah Wonosobo untuk terus bergerak dan menjaga keberlanjutan gerakan dakwah di berbagai bidang kehidupan.

Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas dakwah dan pelayanan yang dilakukan ‘Aisyiyah harus terus dikembangkan dan dijaga sebagai pusat-pusat keunggulan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. 

Pada momentum Milad ke-109 ini, PDA Wonosobo juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba yang telah digelar dalam rangkaian Semarak Milad.

Selain itu, dilaksanakan pula pelantikan PCA Watumalang sebagai cabang baru ‘Aisyiyah di Kabupaten Wonosobo. Dengan pelantikan tersebut, PCA Watumalang resmi menjadi cabang ke-17 ‘Aisyiyah di Kabupaten Wonosobo. (Suri)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik sejumlah penasih....

Suara Muhammadiyah

22 October 2024

Berita

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 H, Pimpi....

Suara Muhammadiyah

2 March 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Lembaga pendidikan adalah tempat terbaik untuk mencetak calon kader m....

Suara Muhammadiyah

1 June 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), melalui Lembaga Penyelen....

Suara Muhammadiyah

15 August 2025

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Tanwir Muhammadiyah tahun 2024 diselenggarakan pada hari Rabu–Jum....

Suara Muhammadiyah

6 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah