Aksi Kolaborasi, Sekda Rembang dan Muhammadiyah Siap Bersinergi Membangun Daerah

Suara Muhammadiyah

25 May 2026

397

REMBANG, Suara Muhammadiyah - Gaung semangat bermuhammadiyah kembali menggema dari wilayah utara Kabupaten Rembang. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sedan sukses menggelar Pengajian Hari Bermuhammadiyah yang berlangsung khidmat, penuh inspirasi, sekaligus membakar semangat kolaborasi untuk kemajuan umat dan daerah.

Kegiatan bergengsi ini menjadi semakin istimewa karena dilaksanakan di kediaman Dr Fahrudin, SH, MH, CFrA yang sekaligus hadir sebagai narasumber utama. Kehadiran tokoh penting Muhammadiyah dan pemerintah dalam satu forum tersebut menghadirkan suasana yang hangat, penuh gagasan besar, dan sarat pesan kemajuan.

Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Rembang beserta Unsur Pembantu Pimpinan dari berbagai majelis dan lembaga, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Rembang, organisasi otonom Muhammadiyah tingkat daerah, Forkopimcam Sedan (Camat, Kapolsek, dan Danramil), seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah se-Kabupaten Rembang, serta tamu undangan lainnya dari berbagai unsur masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dr. Fahrudin tampil lugas, membumi, dan penuh spirit Muhammadiyah. Beliau menegaskan bahwa dirinya tidak perlu lagi “berkenalan” dengan Muhammadiyah karena sejak lahir telah tumbuh dan besar bersama Muhammadiyah. Pendidikan yang beliau tempuh pun berasal dari perguruan Muhammadiyah yang telah membentuk karakter, integritas, dan semangat pengabdiannya.

“Jangan mencari hidup di Muhammadiyah, tetapi hidup-hidupilah Muhammadiyah,” tegas beliau di hadapan para peserta pengajian yang langsung disambut antusias dan tepuk tangan hadirin.

Pesan tersebut menjadi tamparan sekaligus sinergi baru bagi warga Muhammadiyah agar terus ikhlas berjuang, menghidupkan dakwah, membesarkan amal usaha, dan menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat luas.

Tak hanya itu, pak Fahrudin juga menekankan pentingnya menyelaraskan setiap gerakan dan aksi Muhammadiyah dengan spirit Surah Al-Ma’un—sebuah spirit keberpihakan kepada kaum lemah, kepedulian sosial, dan aksi nyata yang membumi. Menurut beliau, Muhammadiyah tidak boleh berhenti pada wacana dan seremonial, tetapi harus terus hadir sebagai gerakan pencerahan yang memberi solusi bagi umat.

Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, beliau juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus mendukung serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Baginya, sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah merupakan kekuatan besar untuk membangun masyarakat yang maju, religius, dan berkeadaban. 

“Kolaborasiuntuk aksi. Muhammadiyah harus terus menjadi miitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat,” ungkapnya penuh optimisme.

Pengajian Hari Bermuhammadiyah kali ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum konsolidasi gerakan, penguatan ideologi, dan penyalaan kembali semangat dakwah berkemajuan di Kabupaten Rembang. Dari Sedan, semangat itu berkobar: Muhammadiyah harus terus hidup, menghidupkan, dan mencerahkan negeri. (selly/diko)

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SIDOARJO, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya mencetak generasi pemimpin masa depan yang visioner....

Suara Muhammadiyah

28 September 2024

Berita

MURUNGRAYA, Suara Muhammadiyah - Akar utama terwujudnya cita-cita Muhammadiyah, yaitu membangun masy....

Suara Muhammadiyah

16 April 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sidang Disertasi Terbuka Program Doktor Politik Islam Pascasarjana ....

Suara Muhammadiyah

13 May 2026

Berita

OSAKA, Suara Muhammadiyah –  Universitas Muhammadiyah Pontianak mengadakan kegiatan Penga....

Suara Muhammadiyah

26 October 2023

Berita

SLEMAN, Suara Mihammadiyah - Pada Sabtu, 24 Januari 2024 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor)....

Suara Muhammadiyah

27 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah