Aksi Kolaborasi, Sekda Rembang dan Muhammadiyah Siap Bersinergi Membangun Daerah

Suara Muhammadiyah

25 May 2026

311

REMBANG, Suara Muhammadiyah - Gaung semangat bermuhammadiyah kembali menggema dari wilayah utara Kabupaten Rembang. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sedan sukses menggelar Pengajian Hari Bermuhammadiyah yang berlangsung khidmat, penuh inspirasi, sekaligus membakar semangat kolaborasi untuk kemajuan umat dan daerah.

Kegiatan bergengsi ini menjadi semakin istimewa karena dilaksanakan di kediaman Dr Fahrudin, SH, MH, CFrA yang sekaligus hadir sebagai narasumber utama. Kehadiran tokoh penting Muhammadiyah dan pemerintah dalam satu forum tersebut menghadirkan suasana yang hangat, penuh gagasan besar, dan sarat pesan kemajuan.

Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Rembang beserta Unsur Pembantu Pimpinan dari berbagai majelis dan lembaga, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Rembang, organisasi otonom Muhammadiyah tingkat daerah, Forkopimcam Sedan (Camat, Kapolsek, dan Danramil), seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah se-Kabupaten Rembang, serta tamu undangan lainnya dari berbagai unsur masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dr. Fahrudin tampil lugas, membumi, dan penuh spirit Muhammadiyah. Beliau menegaskan bahwa dirinya tidak perlu lagi “berkenalan” dengan Muhammadiyah karena sejak lahir telah tumbuh dan besar bersama Muhammadiyah. Pendidikan yang beliau tempuh pun berasal dari perguruan Muhammadiyah yang telah membentuk karakter, integritas, dan semangat pengabdiannya.

“Jangan mencari hidup di Muhammadiyah, tetapi hidup-hidupilah Muhammadiyah,” tegas beliau di hadapan para peserta pengajian yang langsung disambut antusias dan tepuk tangan hadirin.

Pesan tersebut menjadi tamparan sekaligus sinergi baru bagi warga Muhammadiyah agar terus ikhlas berjuang, menghidupkan dakwah, membesarkan amal usaha, dan menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat luas.

Tak hanya itu, pak Fahrudin juga menekankan pentingnya menyelaraskan setiap gerakan dan aksi Muhammadiyah dengan spirit Surah Al-Ma’un—sebuah spirit keberpihakan kepada kaum lemah, kepedulian sosial, dan aksi nyata yang membumi. Menurut beliau, Muhammadiyah tidak boleh berhenti pada wacana dan seremonial, tetapi harus terus hadir sebagai gerakan pencerahan yang memberi solusi bagi umat.

Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, beliau juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus mendukung serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Baginya, sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah merupakan kekuatan besar untuk membangun masyarakat yang maju, religius, dan berkeadaban. 

“Kolaborasiuntuk aksi. Muhammadiyah harus terus menjadi miitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat,” ungkapnya penuh optimisme.

Pengajian Hari Bermuhammadiyah kali ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum konsolidasi gerakan, penguatan ideologi, dan penyalaan kembali semangat dakwah berkemajuan di Kabupaten Rembang. Dari Sedan, semangat itu berkobar: Muhammadiyah harus terus hidup, menghidupkan, dan mencerahkan negeri. (selly/diko)

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Pemberdayaan cabang dan ranting merupakan keniscayaan untuk menguatkan s....

Suara Muhammadiyah

30 August 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik....

Suara Muhammadiyah

11 October 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir hadiri Resepsi....

Suara Muhammadiyah

19 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Roc....

Suara Muhammadiyah

28 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah -Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Ngampilan menyelenggarakan kegiatan T....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah