Anak Buah yang Menggunting dalam Lipatan dan Menikam dari Belakang

Suara Muhammadiyah

22 July 2026

236
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto

Anak Buah yang Menggunting dalam Lipatan dan Menikam dari Belakang 

Oleh: Buya Anwar Abbas 

Sudah satu tahun sembilan bulan Prabowo menjabat sebagai presiden. Namun, upaya pemberantasan korupsi yang diusungnya masih menyisakan tanda tanya. Kita percaya Prabowo memiliki semangat yang tinggi untuk memberantas korupsi. Akan tetapi, pertanyaannya, apakah ia benar-benar akan mampu memberantasnya?

Kita tidak bisa menutup mata bahwa sudah cukup banyak kasus korupsi yang diungkap pada masa pemerintahannya. Namun, apakah praktik korupsi di negeri ini sudah berkurang? Ternyata belum. Bahkan, yang terlihat justru Prabowo seperti sedang memainkan permainan pukul tikus tanah (whack-a-mole), permainan yang dahulu banyak dijumpai di pusat permainan (timezone). Begitu seekor tikus muncul, segera dipukul. Namun, ketika satu tikus dipukul, tikus lain muncul dari lubang yang berbeda. Begitulah seterusnya hingga waktu habis untuk mengejar kemunculan tikus-tikus tersebut.

Di antara kasus korupsi yang muncul dan terungkap pada masa pemerintahan Prabowo ialah kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah PT Pertamina periode 2018–2023. Kerugian negara ditaksir mencapai sekitar Rp193,7 triliun, bahkan ada yang memperkirakan hingga Rp285 triliun. Kasus ini dibongkar Kejaksaan Agung pada Februari 2025.

Selain itu, terdapat pula kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) periode 2019–2022 dengan kerugian negara sekitar Rp1,98 triliun. Penetapan tersangka diumumkan pada September 2025.

Di samping kasus-kasus tersebut, dugaan korupsi juga terjadi di lingkungan pemerintahan Prabowo sendiri. Misalnya, kasus dugaan korupsi dan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Agustus 2025.

Kasus lain adalah dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan program unggulan pemerintahan Prabowo. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bersama dua orang wakilnya ditangkap dan ditahan oleh penyidik Kejaksaan Agung pada Rabu, 3 Juni 2026.

Bagaimana dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP)? Memang hingga saat ini belum ada laporan mengenai kasus korupsi di KDMP. Namun, sudah cukup banyak pihak yang menyoroti program tersebut karena dinilai memiliki potensi terjadinya berbagai pelanggaran.

Dengan demikian, pemerintahan Prabowo saat ini menghadapi persoalan yang tidak sederhana. Di satu sisi, Prabowo ingin memberantas praktik korupsi. Namun, di sisi lain, sebagian pembantunya justru diduga melakukan perbuatan yang sama, bahkan melalui program-program yang menjadi unggulan pemerintahannya sendiri.

Di sinilah tampak sebuah paradoks. Orang-orang yang dipilih dan diberi kepercayaan justru diduga menjadi pihak yang mencederai komitmen tersebut. Benar-benar ironis. Mereka seolah menggunting dalam lipatan dan menikam dari belakang. Mereka menjadi musuh dalam selimut bagi Prabowo.

Pertanyaannya, apakah Prabowo akan membiarkan keadaan ini terus berlangsung? Tidak ada yang tahu. Namun, jika situasi seperti ini terjadi di El Salvador, banyak pihak mungkin akan beranggapan bahwa Presiden Nayib Bukele akan bertindak sangat tegas terhadap mereka.

Buya Anwar Abbas, Pengamat Sosial, Ekonomi, dan Keagamaan


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Menunggu Sikap TNI dalam Absurditas Politik Oleh: Sobirin Malian, Dosen Fakultas Hukum Universitas ....

Suara Muhammadiyah

31 August 2024

Wawasan

Neraka dalam Perspektif Islam: Mengapa Ada Hukuman dari Tuhan yang Maha Pengasih? Oleh: Donny Syofy....

Suara Muhammadiyah

1 October 2025

Wawasan

Oleh : Endang Suprapti, Wakil Dekan 1 FKIP UMSurabaya Generasi cerdas adalah harapan bangsa untuk m....

Suara Muhammadiyah

12 February 2025

Wawasan

Takdir, Ikhtiar, dan Kematian dalam Al-Qur`an Oleh: Donny Syofyan/Dosen Fakultas Ilmu Budaya Univer....

Suara Muhammadiyah

24 February 2025

Wawasan

Oleh: Said Romadlan Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta   ....

Suara Muhammadiyah

12 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah