Baitul Arqam Pimpinan AUM Pekalongan, Perkuat Spirit Bermuhammadiyah

Suara Muhammadiyah

26 January 2026

575
Baitul Arqam dan Capacity Building Pimpinan AUM se-Kabupaten Pekalongan (24/1)

Baitul Arqam dan Capacity Building Pimpinan AUM se-Kabupaten Pekalongan (24/1)

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kabupaten Pekalongan mengikuti kegiatan Baitul Arqam dan Capacity Building yang berlangsung pada 24–25 Januari 2026 di SM Tower Malioboro, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ikhtiar penguatan ideologi, kepemimpinan, serta etos gerakan bagi pimpinan AUM agar semakin solid dalam menggerakkan Persyarikatan.

Salah satu narasumber utama, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan atau yang akrab disapa Gus Bach, menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang spirit kunci bermuhammadiyah sebagai fondasi dalam mengelola dan mengembangkan amal usaha.

Menurut Bachtiar, terdapat lima spirit utama yang harus terus dirawat oleh kader dan pimpinan AUM. Pertama adalah kesungguhan, yaitu komitmen total dalam berkhidmat tanpa setengah-setengah. Kedua, keikhlasan, sebagai ruh gerakan yang membebaskan Muhammadiyah dari kepentingan pribadi dan orientasi duniawi semata.

“Kesungguhan dan keikhlasan ini harus berjalan seiring. Amal usaha bukan sekadar institusi profesional, tetapi juga ladang dakwah dan pengabdian,” tegasnya.

Spirit ketiga yang tak kalah penting adalah kolaborasi. Bachtiar menegaskan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut Muhammadiyah untuk memperkuat kerja kolektif, lintas struktur, dan lintas bidang. Tidak ada lagi ruang bagi ego sektoral dalam mengelola AUM.

Selanjutnya, ia menyoroti kesabaran sebagai sikap mental yang harus dimiliki pimpinan. Mengelola amal usaha, menurutnya, adalah proses panjang yang penuh dinamika, sehingga membutuhkan ketahanan, ketelatenan, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai ujian.

Menariknya, Bachtiar juga menekankan kegembiraan sebagai spirit yang sering terlupakan. “Bermuhammadiyah itu harus bahagia. Jika dijalani dengan gembira, maka dakwah dan pengabdian akan terasa ringan dan penuh makna,” ujarnya.

Kegiatan Baitul Arqam dan Capacity Building ini diharapkan mampu melahirkan pimpinan AUM yang tidak hanya kompeten secara manajerial, tetapi juga kokoh secara ideologis dan spiritual. Dengan demikian, amal usaha Muhammadiyah di Kabupaten Pekalongan dapat terus tumbuh sebagai pilar dakwah, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan umat yang berkemajuan. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dosen Komunikasi Fisip Unismuh Makassar mewakili Kepala LLDIKTI Wilay....

Suara Muhammadiyah

18 November 2023

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) sukses menyelenggarakan Upac....

Suara Muhammadiyah

19 April 2025

Berita

TANGSEL, Suara Muhammadiyah - Sabtu siang yang mendung dan gerimis sahdu, aula AR. Fahrudin, SMA Muh....

Suara Muhammadiyah

9 February 2026

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muham....

Suara Muhammadiyah

26 June 2025

Berita

Bau menyengat gas metan itu pernah merajai udara dalam radius tujuh kilometer, menembus setiap celah....

Suara Muhammadiyah

15 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah