KLATEN, Suara Muhammadiyah – Soft Opening ‘Aisyi Tower Klaten berlangsung Selasa (16/6) yang dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah. Menariknya, acara ini bertepatan dengan tahun baru Islam 1448 Hijriah.
“Tahun baru Islam tentu tidak hanya dimaknai persoalan pergantian waktu, pergantian tempat, tapi bagi Persyarikatan Muhammadiyah jauh dari itu, yaitu transformasi spiritual baik individu maupun sosial,” sebut Deni Asy’ari.
Dalam pada itu, kehadiran ‘Aisyi Tower Klaten meniscayakan pantulan dari transformasi spiritual tersebut. Substansi yang terkandung dari transformasi ini mengerucut pada aspek ibtidaul khair atau mengawali sesuatu yang baik.
“Dan apa yang sudah dilakukan oleh keluarga besar Aisyiyah hari ini adalah bagian dari ibtidaul khair itu. Oleh karena itu, ini sudah sangat tepat,” beber Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah tersebut.
Semangat ini, lanjut Deni, diharapkan hadirnya ‘Aisyi Tower Klaten ini memberikan manfaat dan dampak luas bagi masyarakat di akar rumput. “Khususnya ‘Aisyiyah,” ucap Deni.
Bahkan, tidak dinafikan, tampilan dari kulit luar ‘Aisyi Tower Klaten yang sangat molek tersebut, telah menginspirasi daerah lain yang mulai mencandra pembangunan serupa.
“Banyak dari warga ‘Aisyiyah daerah-daerah yang kontak ke SM, setelah Klaten, apakah bisa ‘Aisyiyah Sumatera. Salah satu yang minta daerah Medan,” bebernya.
Semua itu menampakkan bahwa, hijrah yang dilakukan dengan pendirian ‘Aisyi Tower Klaten ini menempatkan sesuai garis orbitnya.
“Ini sudah tepat, tidak hanya hijrah dalam perayaan-perayaan yang seremoni, tapi hijrah dengan memberikan arti dan manfaat yang nyata bagi Persyarikatan dan umat,” tegasnya. (Cris)

