Bisnis Digitalisasi Sebagai Peluang Entrepreneur Menghadapi Industri 5.0

Publish

14 January 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
827
Foto Istimewa

Foto Istimewa

ISEI Komisariat UM Bandung dan FEB Sukses Gelar Seminar Nasional 

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Komisariat Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UM Bandung sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk ”Bisnis Digitalisasi Sebagai Peluang Entrepreneur Menghadapi Industri 5.0” pada Senin (13/01/2025).

Seminar ini digelar secara hybrid melalui aplikasi Zoom dan dipusatkan di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan, lantai tiga Gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752. Acara tersebut dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas mahasiswa dan dosen, berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme.

Ketua ISEI Komisariat Universitas Muhammadiyah Bandung Suparjiman menjelaskan bahwa seminar ini merupakan upaya konkret untuk mendukung visi ISEI dalam meningkatkan kualitas pendidikan ekonomi. ”Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para calon ataupun sarjana ekonomi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Suparjiman menekankan pentingnya transformasi digital sebagai hal yang harus dilakukan oleh masyarakat saat ini, termasuk mahasiswa dan dosen. ”Transformasi digital kini menjadi keharusan, bukan lagi pilihan,” tegasnya. Dia juga mengingatkan bahwa dalam menjalankan transformasi digital, diperlukan kemampuan memilah informasi yang saat ini sangat melimpah dan tersebar luas di internet.

Presiden Direktur PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Edi Witjara tampil sebagai pembicara pertama. Dia menyoroti pentingnya inovasi dalam bisnis digital. Dia mengajak mahasiswa UM Bandung untuk terus memperbarui produk sesuai dengan kebutuhan masyarakat. ”Dalam bisnis digital, kalian harus menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Selain itu, Edi juga mendorong mahasiswa UM Bandung untuk merencanakan bisnis sejak dini dengan idealisme dan semangat yang kuat. ”Mumpung masih mahasiswa, ayo mulai create something yang membawa dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Pembicara kedua, Siti Mardiana, dosen prodi Manajemen Universitas Muhammadiyah Bandung, menjelaskan bahwa industri 5.0 mengintegrasikan antara teknologi dengan pendekatan human-centric. ”Industri 5.0 tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga pada kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan lingkungan,” jelasnya.

Siti juga menekankan pentingnya pendidikan berbasis teknologi untuk mencetak entrepreneur yang menguasai teknologi sekaligus memegang nilai-nilai kemanusiaan. ”Dengan fokus pada nilai-nilai manusia, produk barang dan jasa dapat lebih murah dan kompetitif,” tandasnya.

Seminar ini menjadi langkah strategis dalam rangka mempersiapkan mahasiswa dan dosen Universitas Muhammadiyah Bandung untuk menghadapi tantangan Industri 5.0 dengan semangat inovasi, teknologi, dan humanisme.***(FK)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menegaskan penguata....

Suara Muhammadiyah

19 December 2025

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) menyelenggarakan Rapat Kerja (R....

Suara Muhammadiyah

6 November 2023

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Tim Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Badan ....

Suara Muhammadiyah

2 October 2023

Berita

PSIPP ITB AD Jakarta Kerja Sama DPD IMM Jawa Tengah Gelar Pekan Agama dan Perempuan JAKARTA, Suara ....

Suara Muhammadiyah

11 December 2023

Berita

MEKKAH, Suara Muhammadiyah – Batik Zam Zam Tower, hasil kolaborasi antara Pimpinan Cabang Isti....

Suara Muhammadiyah

12 June 2025