Bukan Sekadar Tradisi, tapi Aktualisasi Pribadi Berstandar Tinggi

Suara Muhammadiyah

3 April 2026

417
Dr Siti Aisyah, MAg. Foto: Cris

Dr Siti Aisyah, MAg. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bulan Syawal telah berjalan sampai pertengahan bulan. Momen ini yang ditekankan Ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Aisyah untuk diperhatikan secara saksama.

"Kita hari ini telah berada di tengah-tengah bulan Syawal," ujarnya, menyebut penting memanfaatkan bulan ini dengan sedemikian rupa.

"Masih ada beberapa hari berikutnya (bulan Syawal), yang mesti kita manfaatkan bersama," tuturnya, Jumat (3/4) saat Kajian Rutin dan Syawalan Jamaah Noor Hidayah Pingit di Masjid Adz-Dzakirin, Pingit, Bumijo, Kota Yogyakarta.

Hal yang dimanfaatkan itu, sebut Ais, berupaya tampil menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Salah satu implementasinya adalah dengan saling memberi maaf.

"Sudah menjadi tradisi di Indonesia, setiap bulan Syawal, kita saling memberi maaf dan saling memaafkan kepada sesama," ujarnya.

Meskipun tradisi ini tidak menjadi seruan Tuhan di bulan Syawal, tetapi, implikasinya sangat kongruen dengan maklumat-Nya di Qs ali-Imran ayat 133.

Redaksi ini mengonfirmasikan, kalau umat Islam, harus bersegera menuju ampunan-Nya dan surga yang luasnya seperti langit dan bumi. "Ini disediakan untuk orang-orang bertakwa," tambahnya.

Di sinilah relevansi dari puasa, yang segenap umat Islam bertungkus lumus mengerahkan seluruh pasokan tenaga untuk menjadi manusia berstandar tinggi; manusia bertakwa.

"Perjuangan selama puasa, menahan diri, dari segala hal yang tidak baik. Semua itu ditahan. Semuanya melakukan kebaikan-kebaikan akhirnya menjadi orang bertakwa," tegasnya.

Dan, salah satu karakteristik orang bertakwa, lakunya memantul selalu memaafkan kesalahan orang lain.

"Sejak puasa sudah dilatih tidak boleh marah. Tapi, harus saling memberi maaf. Meskipun tidak dicontohkan tetapi ada isyarat," ulasnya.

Karenanya, memasuki bulan Syawal, sebut Ais, umat Islam mesti tampil menjadi pribadi yang lebih baik. Pribadi takwa, yang memancarkan laku mulia; saling memaafkan, di samping meningkatkan kualitas hidup kian bernas. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), bidang 3 bagian kemahasiswaan di....

Suara Muhammadiyah

26 September 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto menyampaikan, ritus pe....

Suara Muhammadiyah

17 January 2025

Berita

KUANTAN SINGINGI, Suara Muhammadiyah - Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuanta....

Suara Muhammadiyah

29 October 2024

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Bulan Ramdhan 1445 H tahun ini ada kegiatan yang sedikit berbeda deng....

Suara Muhammadiyah

3 April 2024

Berita

KEBUMEN, Suara Muhammadiyah - Seperti pepatah, sekali dayang, dua, tiga pulau terlampaui. Berbarenga....

Suara Muhammadiyah

20 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah