YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dunia kopi saat ini kian menggeliat. Paradigma masyarakat memindai kopi telah bergeser. Dari ruangan tertutup menjadi ruang terbuka, seperti di warung pinggir jalan, sekarang sudah ada di mana-mana, di banyak tempat.
Kini, Suara Muhammadiyah mengambil potensi itu. Coffe 1915 namanya, angka yang diambil dari kelahiran media ini. Konsepnya disesuaikan dengan culture generasi muda.
“Kita ingin merespon habit mereka salah satunya adalah street coffee atau coffee street. Coffee di jalanan. Nah, sekarang lagi tren itu,” ungkap Deni Asy’ari.
Konsep dari Coffe 1915 tidak sekadar menyajikan kopi, bersaman dengan itu, disepadukan dengan satu paket Logmart, usaha dalam bentuk minimarket.
“Sehingga orang bisa minum kopi tetapi juga sekaligus bisa berbelanja,” sambung Direktur Utama PT Sayrikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah tersebut, Sabtu (12/9) saat membuka perdana di depan Toko Grha Suara Muhammadiyah.
Lompatan berikutnya diproyeksikan, Coffe 1915 akan dibuka di sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, dan tempat-tempat strategis lainnya. Optimis Deni di situ amat yakin.
“Kita ingin mencoba membuat versi minimarket kecil tetapi orang bisa ngopi di situ,” tuturnya.

Di samping itu, usaha perkopian ini menjadi manifestasi dari dakwah di sektor wisata yang masuk ke ranah denyut nadi anak muda.
“Mudah-mudahan ini menjadi embrio dan menginspirasilah kepada banyak orang,” imbuh Deni.
Hal itu diharapkan demikian. Sebab, sebutnya, Coffe 1915 menjadi satu-satunya yang dijalankan di Muhammadiyah. “Coffe 1915 ini juga menjadi percontohan ke depannya. Kalau yang café-café mungkin sudah banyak, apalagi yang besar-besar,” bebernya.
Dibentangkan Deni, kemunculan café dalam bentuk mini (pinggiran jalan) menjadi panorama baru di era sekarang. “Kadang-kadang hanya di mobil, di jalan, justru ramai,” singkapnya. Inilah yang kemudian akan diseriusi oleh Suara Muhammadiyah dalam mengembangkan usahanya.
“Kita ingin masuk dalam budaya atau habit mereka. Mudah-mudahan ada impact-nya dalam dakwah kita nyasar anak-anak Gen Z,” terangnya.

Wakil Ketua Majelis Ekonomi dan Bisnis Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mampir dan menikmati Coffee 1915.
“Kepada warga Muhammadiyah kalau nginap di SM Tower atau singgah di Grha SM, bolehlah sesekali singgah menikmati kopi yang ada di Coffe 1915. Mudah-mudahan ini jadi komunitas kita ke depan, ‘Kopimu para pecinta kopi Muhammadiyah,’” tandasnya. (Cris)

