Cultural Days UAD: Membuka Wawasan Interdisipliner Melalui Sastra, Budaya dan Komunikasi

Suara Muhammadiyah

5 June 2024

1450
Wajiran, Dekan FSBK UAD memberikan sambutan dalam acara Cultural Daysdi Amphitarium lantai 9 Universitas Ahmad Dahlan.

Wajiran, Dekan FSBK UAD memberikan sambutan dalam acara Cultural Daysdi Amphitarium lantai 9 Universitas Ahmad Dahlan.

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Cultural Days yang diinisiasi oleh Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi dan BSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dibuka dengan sebuah tarian. Tiga penari unjuk kebolehan di atas panggung. Menghibur dan mempesona (5/6). Wajiran, Dekan FSBK mengatakan, kegiatan Cultural Days memiliki nilai positif untuk membuka wawasan interdisipliner kalangan mahasiswa, akademisi, serta guru di lingkup persyarikatan. Melalui peleburan tiga elemen tersebut, Dekan FSBK UAD, Wajiran berharap acara ini dapat menggelorakan semangat integrasi dalam membangun kebudayaan melalui sastra dan komunikasi. 

"Mudah-mudahan acara ini bisa membuka wawasan lebih luas bahwa kehidupan kita tidak bisa lepas dari budaya, sastra dan komunikasi," ujarnya. 

Bertempat di Amphitarium lantai 9 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Suminto A Sayuti, Guru Besar Sastra Universitas Negeri Yogyakarta mengatakan, sastra adalah bahasa pemodelan semesta. Dimana bahasa sastra hanya dapat muncul dalam proses kreatif dan dapat ditambang dari mana saja. 

Senada dengan hal tersebut, Abidah El Khalieqy penulis novel Perempuan Berkalung Sorban menyampaikan bahwa proses komunikasi dalam sastra merupakan dakwah melalui pena. Sebagaimana sebuah pena, yang fungsinya tak lain untuk menuliskan sesuatu. “Nuun Walqalami Wamaa Yasturuun. Qolam adalah makhluk pertama yang diciptakan Tuhan,” ujarnya. 

Menurutnya, tugas seorang pengarang adalah menulis dan berkarya. Melalui karyanya tersebut, mereka mengemban misi mencerdaskan kehidupan masyarakat. 

Sasmito, sapaan akrabnya menambahkan, untuk dapat menjadi seorang pengarang atau creator, ia harus terus mampu menjaga kegelisahan sepanjang hidupnya. Karena kegelisahan adalah salah satu bahan yang dapat menghidupkan kreativitas seseorang. “Kita pelihara kegelisahan kreatif sampai dua sisi batu nisan,” ujarnya. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Kantor Layanan (KL) PPMTQ Al-Ijtihad Sirau kembali menegaskan watak g....

Suara Muhammadiyah

3 January 2026

Berita

KENDAL, Suara Muhammadiyah - Kejuaraan Tapak Suci Darul Arqam Championship (TSDAC) VII, 4-7 Januari ....

Suara Muhammadiyah

13 January 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Hari Sabtu (6/7/24) pukul 08.00 WIB tepatnya di MBS Pleret Unit 2 ....

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Manggala dalam bulan suci Ramadhan....

Suara Muhammadiyah

18 March 2024

Berita

Giat Studi Banding dan Penjajakan Kerjasama BANTUL, Suara Muhammadiyah - Sebagai bentuk komitmen da....

Suara Muhammadiyah

5 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah