BANTUL, Suara Muhammadiyah – PS Hizbul Wathan (HW) Bantul langsung menunjukkan kelasnya pada laga perdana Liga Askab PSSI Bantul 2026 Divisi Super. Tim asuhan pelatih kawakan Sajuri Syahid tampil dominan dan membukukan kemenangan atas Tamanan FC dengan skor telak 6-1 di Lapangan Ringinharjo, Bantul, Ahad (26/7). Kemenangan besar tersebut sekaligus mengantarkan PS HW Bantul meraih poin penuh dan mengirim sinyal kuat sebagai salah satu penantang serius di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Kabupaten Bantul.
Sejak menit awal pertandingan, PS HW Bantul menguasai jalannya laga melalui permainan kolektif, akurasi umpan yang baik, dan penguasaan bola yang dominan. Tekanan demi tekanan yang dibangun membuat pertahanan Tamanan FC terus berada di bawah tekanan.
Gol pembuka dicetak Angga Setyawan pada menit ketujuh. Tamanan FC sempat menyamakan kedudukan melalui Ryan pada menit ke-30 sehingga babak pertama berakhir dengan skor 1-1.
Memasuki babak kedua, PS HW Bantul tampil semakin agresif. Yohan membawa timnya kembali unggul pada menit ke-46 sebelum M. Saktiyasa memperbesar keunggulan dua menit kemudian. Angga Setyawan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-80, sementara Yohan melengkapi penampilan gemilangnya dengan dua gol tambahan pada menit ke-81 dan 90+2 sekaligus membukukan hattrick. Skor 6-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih PS HW Bantul, Sajuri Syahid, mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang mampu menjalankan strategi dengan disiplin sepanjang pertandingan.
"Kemenangan ini menjadi awal yang baik bagi tim. Anak-anak bermain tenang, disiplin, dan mampu memanfaatkan peluang yang tercipta. Namun kompetisi masih panjang sehingga kami harus tetap fokus dan bekerja keras menghadapi pertandingan berikutnya," ujar Sajuri.
Mantan pelatih Persiba Bantul yang pernah mengantarkan tim berjuluk Laskar Sultan Agung menjuarai Liga Indonesia 2011 itu berharap kemenangan perdana menjadi modal kepercayaan diri tim saat menghadapi PORS Segoroyoso pada laga kedua yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (1/8) di Lapangan Bawuran, Pleret.
Liga Askab PSSI Bantul Divisi Super 2026 sendiri diikuti delapan tim terbaik di Kabupaten Bantul sehingga setiap pertandingan diprediksi berlangsung ketat dan kompetitif.
Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Muhammadiyah Bantul, Yudha Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas penampilan impresif PS HW Bantul. Menurutnya, kemenangan tersebut bukan hanya menjadi catatan positif di awal kompetisi, tetapi juga memiliki makna strategis bagi Muhammadiyah Bantul.
"PS Hizbul Wathan Bantul bukan sekadar klub sepak bola. Tim ini merupakan representasi Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah kultural melalui olahraga. Karena itu, prestasi yang diraih bukan hanya membanggakan warga Muhammadiyah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter, sportivitas, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat," katanya.
Yudha menambahkan, Muhammadiyah Bantul berkomitmen mendorong pengembangan PS HW Bantul agar semakin profesional, baik dari aspek prestasi maupun kelembagaan.
"Kami berharap pengelolaan PS HW Bantul senior terus diperkuat sehingga ke depan mampu memiliki akademi sepak bola sebagai pengembangan dari sekolah sepak bola yang telah lama berjalan. Pembinaan usia dini harus menjadi fondasi agar lahir pemain-pemain berkualitas. Untuk itu, dukungan dari Amal Usaha Muhammadiyah dan seluruh elemen Persyarikatan sangat diperlukan agar PS HW Bantul tumbuh menjadi klub yang berprestasi, mandiri, dan berkelanjutan," pungkasnya.

