Deni Asy’ari Ajak Kader Muhammadiyah-Aisyiyah Bangun Etos Kemandirian Ekonomi

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
534
Deni Asy’ari MA, Dt. Marajo, Direktur Utama Suara Muhammadiyah

Deni Asy’ari MA, Dt. Marajo, Direktur Utama Suara Muhammadiyah

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sejak awal, kemandirian telah menjadi etos dari gerakan Muhammadiyah. Dalam banyak hal, aspek ini dicontohkan langsung oleh Kiai Dahlan. Sebagaimana yang sering kita dengar ceritanya. Tentang Kiai Dahlan yang dengan suka rela berderma. Menggadaikan barang-barangnya agar dakwah Persyarikatan terus berjalan. Hal ini disampaikan Deni Asy’ari MA Dt. Marajo, Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah dalam acara Kajian Intensif Cadre Chapter ke-24 yang diselenggarakan Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah pada Selasa malam, 20 Januari 2026. 

Dalam acara yang mengangkat tema “Membangun Kemandirian Ekonomi Majelis dan Lembaga yang Berkelanjutan: Peluang dan Tantangan itu Deni mengatakan bahwa dalam membangun bisnis Persyarikatan, kemandirian menjadi sesuatu yang urgen sekaligus menatang. Bagaimana tidak, generasi awal Muhammadiyah yang umumnya berprofesi sebagai pengusaha, saat ini telah bergeser sebagai birokrat. Perkembangan AUM yang begitu pesat akhir-akhir ini menyebabkan terjadinya pergeseran aktivitas dan konsentrasi warga Muhammadiyah. 

“Kemandirian itu sejatinya merupakan bagian dari cara berpikir kita,” tegasnya. 

Menurutnya, setidaknya ada 3 hal penting yang harus dilakukan dalam menghadirkan etos kemandirian ekonomi di tubuh Persyarikatan. Pertama, memperkuat sistem dan ekosistem bisnis. Kedua, melakukan konsolidasi gerakan ekonomi secara masif dan solid. Tanpa konsolidasi yang kuat, potensi ekonomi yang besar tidak berati apa-apa. Ia menilai bahwa selama ini potensi tersebut belum terkolala dengan baik. Dan yang ketiga, perlunya bagi Muhammadiyah membangun jejaring secara , yang mana jejaring tersebut diharapkan dapat mengikat antara aspek hulu dan hilir dari bisnis yang dijalankan. 

Pria penerima penghargaan CEO Terbaik kategori Best CEO With Special Recognition versi Majalah SWA tersebut menjelaskan bagaimana agar bisnis yang dikelola dapat terus sustainable. Yaitu dengan tidak menempatkan gerakan bisnis sebagai program kerja majelis atau lembaga. Melainkan gerakan ekonomi ini harus berada di bawah satu holding company yang berfokus pada usaha-usaha dan pengembangan bisnis. 

“Oleh karena itu sudah saatnya ada holding company yang menangani bisnis di Muhammadiyah. Agar bisnis yang kita kelola dapat terus berkelanjutan, harus ada holding bisnis yang memayunginya,” ujarnya. 

Deni mengungkapkan, berada di era disrupsi sejatinya memberikan peluang bagi siapa saja untuk memulai bisnis. Berbagai unit bisnis yang berada di bawah holding PT Syarikat Cahaya Media seperti Logmart, Bulogmu, SM Tour and Travel, SM Tower, Kemadjoean Resto dan lain sebagainya sejatinya lahir di masa-masa disrupsi.  

“Sebagian besar potensi ekonomi kita belum terkelola dengan baik. Baru 20 persen saja yang terkelola, sisanya belum,” paparnya. 

Di akhir paparannya, Deni menjelaskan alasanan terkait mengapa aspek ekonomi di Muhammadiyah belum menunjukkan hasil yang maksimal. Ada beberapa masalah mendasar. Pertama, belum terbentuknya budaya entrepreneur di Muhammadiyah. Dimana bisnis masih menjadi agenda sampingan. Kedua, masih terjadinya gesekan antar kader yang menjalankan bisnis. Dan yang terakhir, belum terbentuknya holding bisnis. 

“Saya tidak terlalu yakin bisnis akan berkembang kalau bisnis hanya dijalankan melalui program kerja. Sehingga kita memerlukan holding bisnis untuk mengelola itu semua,” ucap Deni. 

Di akhir, Deni menutup penjelasannya dengan kata-kata yang menggugah sekaligus memotivasi, “Bisnis yang terbaik adalah bisnis yang dimulai,” tutupnya. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PCIM Thailand Jalin Silaturahmi Strategis dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thaila....

Suara Muhammadiyah

14 April 2026

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Rapat Koordinasi (Rakor) dan Diklat Ketakmiran Majelis Tabligh Pimpin....

Suara Muhammadiyah

19 January 2026

Berita

LAMTENG, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 60 Pemuda dan Pelajar di tiga kecamatan yakni Kalirejo, Senda....

Suara Muhammadiyah

6 September 2023

Berita

MEDAN, Suara Nuhammadiyah - Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU....

Suara Muhammadiyah

8 February 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY....

Suara Muhammadiyah

15 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah