Membentuk Pemimpin Regu yang Berkarakter, Tangguh, dan Berintegritas
SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Daerah Sleman menyelenggarakan kegiatan Gladian Pimpinan Regu (DIANPIMRU) Tahun Ajaran 2026/2027 pada 11–12 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Dewa Bromo, Bromonilan, Kalasan, Sleman ini menjadi sarana pembinaan bagi kader-kader pemimpin regu Hizbul Wathan dari sejumlah qobilah di wilayah Sleman.
Sebanyak 90 peserta mengikuti kegiatan DIANPIMRU. Para peserta merupakan murid kelas V yang mendapat amanah sebagai ketua regu dan wakil ketua regu di qobilah masing-masing. Mereka merupakan perwakilan dari tujuh sekolah, yaitu SD Muhammadiyah Pakem, SD Muhammadiyah 2 Pakem, SD Muhammadiyah 1 Ngaglik, SD Muhammadiyah Prambanan, SD Muhammadiyah Dhuri, SD Muhammadiyah Bayen, dan SD Muhammadiyah Kadisoka.
Gladian Pimpinan Regu merupakan salah satu bentuk usaha pelaksanaan prinsip-prinsip dasar metode kepanduan Hizbul Wathan, khususnya dalam penerapan sistem beregu dalam pasukan. Kegiatan ini menjadi sarana pemberian latihan melalui pengalaman langsung bagi para pemimpin regu dan wakil pemimpin regu.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat memperoleh umpan balik secara langsung terhadap setiap kegiatan yang dilakukan sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan diri. Selain itu, DIANPIMRU bertujuan untuk meningkatkan kecakapan, keterampilan, dan kemampuan peserta dalam teknik kepanduan serta menanamkan kesadaran akan tugas dan kewajiban sebagai pemimpin maupun wakil pemimpin regu.
Kegiatan kemah secara resmi dibuka oleh Pembina Qobilah SD Muhammadiyah Kadisoka yaitu Ramanda Suharyanto, S.Pd. Dalam amanatnya pada upacara pembukaan, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader terpilih yang mengikuti kegiatan DIANPIMRU.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Ananda semua yang terpilih menjadi ketua dan wakil ketua. Tujuan kalian mengikuti Gladian Pimpinan Regu ini adalah untuk memperkuat karakter dan menambah wawasan ketua-ketua regu sebagai perwakilan dari sekolah masing-masing. Nantinya kalian diharapkan dapat membantu dan mengimbaskan pengetahuan, materi, serta pengalaman kepada anggota regu Hizbul Wathan di sekolah masing-masing, sesuai dengan tema kegiatan yaitu membentuk pemimpin regu yang berkarakter, tangguh, dan berintegritas,” pesannya.
Upacara pembukaan DIANPIMRU juga dihadiri oleh para pembina qobilah dari masing-masing sekolah. Mereka adalah Ayunda Tri Dessy Damayanti, M.Pd. dari SD Muhammadiyah Pakem, Ayunda Nuning Prasetyawati, S.Pd., Ramanda Sutarlan, S.Ag., M.S.I. dari SD Muhammadiyah Bayen, Ramanda Mohammad Hasan, S.H.I. dari SD Muhammadiyah 1 Ngaglik, Ibunda Dwi Listyaningsih, S.I.P. dari SD Muhammadiyah Prambanan, Ramanda Suharyanto, S.Pd. dari SD Muhammadiyah Kadisoka, serta Ibunda Dwi Kari Istiani, S.Pd. dari SD Muhammadiyah Dhuri.
Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi dan pengalaman kepanduan. Rangkaian kegiatan meliputi upacara pembukaan dan penutupan, menyanyi bersama pelatih, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), kepemimpinan dan pengelolaan kuntum, tali-temali, sandi-sandi, semaphore, morse, menyambung tongkat, membuat dragbar, serta pengetahuan tentang atribut Hizbul Wathan.
Seluruh kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam menjalankan peran kepemimpinan. Para ketua dan wakil ketua regu tidak hanya dibekali keterampilan teknis kepanduan, tetapi juga dilatih untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, komunikasi, serta kemampuan memimpin anggota regunya.
Kegiatan DIANPIMRU berakhir pada Sabtu, 12 September 2026. Upacara penutupan secara resmi dipimpin oleh Ketua Kwartir Daerah Hizbul Wathan Sleman, Ramanda Sutarlan, S.Ag., M.S.I. Dalam amanatnya, ia kembali menegaskan pentingnya kegiatan Gladian Pimpinan Regu sebagai wadah untuk memperkuat karakter dan memperluas wawasan para pimpinan regu sebagai perwakilan dari qobilah masing-masing.
“Ketua dan wakil adalah amanah dari qobilah masing-masing. Oleh karena itu, kalian harus senantiasa belajar dan mampu mengimbaskan materi yang telah dipelajari kepada teman-teman di sekolah masing-masing. Jadilah regu terbaik hingga nantinya dapat tampil dalam kegiatan selanjutnya, yaitu Kemah Prestasi, dengan membawa pasukan terbaik,” pesannya.

