Digitalisasi Pembukuan LKSA Aisyiyah

Publish

1 April 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
51
Dok Istimewa

Dok Istimewa

Langkah Nyata Tingkatkan Transparansi Keuangan di Kota Padang

PADANG, Suara Muhammadiyah — Transformasi digital kini tidak hanya menyentuh sektor industri dan bisnis tetapi juga mulai merambah lembaga sosial. Salah satu langkah nyata ditunjukkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pelatihan Pembukuan Berbasis Google Sheets untuk Meningkatkan Transparansi Keuangan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) - Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Padang”, yang menjadi bagian dari program Hibah RisetMu 2025.

Kegiatan ini berlangsung selama lebih dari satu bulan, mulai 18 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026. Kegiatan ini diketuai oleh Suci Sintia Dewi, SM.,MM yang beranggotakan yaitu: Rahmad Saputra, S.Kom.MM.S.i (Dosen DIV-Bisnis Jasa Makanan), Muhammad Akmal (Mahasiswa DIV-Bisnis Jasa Makanan),Tiara Maulidiya (Mahasiswa DIV-Bisnis Jasa Makanan) dan Nayla (DIII-Keperawatan). Kegiatan ini melibatkan para pengurus keuangan dan pengelola LKSA sebagai peserta utama. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel dan berbasis teknologi digital.

Di tengah tuntutan transparansi yang semakin tinggi dari masyarakat dan para donatur, sistem pencatatan keuangan yang masih manual dinilai memiliki berbagai keterbatasan seperti rentan terhadap kesalahan pencatatan, sulit diakses secara real-time serta kurang efisien dalam penyusunan laporan. Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian menghadirkan solusi praktis melalui pemanfaatan Google Sheets sebagai alat pembukuan modern yang mudah digunakan dan dapat diakses kapan saja.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan materi teoritis tetapi juga praktik langsung dalam menyusun pembukuan digital. Materi yang diberikan meliputi pencatatan transaksi harian, pengelompokan pemasukan dan pengeluaran, pembuatan laporan keuangan sederhana hingga teknik berbagi data secara daring agar dapat diakses oleh pihak terkait secara transparan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan serta mencoba langsung fitur-fitur yang tersedia. Pendampingan intensif juga diberikan untuk memastikan setiap peserta mampu mengimplementasikan sistem yang diajarkan.

Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung tata kelola lembaga sosial yang lebih profesional di era digital.

“Transparansi keuangan adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan. Melalui digitalisasi pembukuan, kami ingin membantu panti asuhan memiliki sistem yang lebih rapi, akurat dan mudah dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa penggunaan Google Sheets dipilih karena sifatnya yang sederhana, gratis serta fleksibel untuk berbagai kebutuhan organisasi kecil hingga menengah.

Dampak positif dari pelatihan ini mulai dirasakan langsung oleh peserta. Salah satu pengelola LKSA mengungkapkan bahwa metode pembukuan digital memberikan kemudahan signifikan dalam pekerjaan sehari-hari.

“Sebelumnya kami mencatat secara manual di buku yang kadang sulit ditelusuri kembali. Sekarang dengan Google Sheets, semua data tersimpan rapi dan bisa diakses kapan saja. Ini sangat membantu kami dalam menyusun laporan kepada donatur,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana sosial. Transparansi tidak hanya meningkatkan kepercayaan donatur tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab moral lembaga kepada masyarakat.

Ke depan, program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia. Dengan semakin banyaknya lembaga sosial yang mengadopsi sistem digital, diharapkan tercipta ekosistem pengelolaan keuangan yang lebih transparan, profesional dan terpercaya.

Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Melalui pendekatan yang aplikatif dan berbasis teknologi, pengabdian kepada masyarakat tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tetapi benar-benar memberikan dampak yang dirasakan langsung.

Dengan langkah kecil namun strategis ini, LKSA ‘Aisyiyah Kota Padang menunjukkan bahwa transformasi menuju tata kelola modern bukanlah hal yang mustahil melainkan sebuah keniscayaan di era digital.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Gelar Webinar “Update on Daily Medical Practice in Preventive Medicine”  Pekanbaru....

Suara Muhammadiyah

24 May 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Pelantikan sembilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) STIE Muhammadiyah Ci....

Suara Muhammadiyah

23 July 2025

Berita

AGAM, Suara Muhammadiyah - Di tengah krisis air bersih yang berkepanjangan akibat bencana longsor, h....

Suara Muhammadiyah

24 December 2025

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Pahandut (SDMP) adalah salah satu amal usaha muha....

Suara Muhammadiyah

10 May 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Pelantikan empat Organisasi Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STI....

Suara Muhammadiyah

1 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah