YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Melaka merupakan salah satu pilar ekonomi utama negara bagian ini. Melaka dikenal sebagai wilayah yang mengandalkan pariwisata, ekonomi kreatif, kuliner, kerajinan, serta perdagangan.
Oleh karena itu, UMKM di Melaka berkembang pesat dan memiliki karakter khas yang berbeda dengan negara bagian lain. UMKM di Melaka berkembang pesat berkat dukungan sektor pariwisata, budaya, dan industri kreatif. Namun, UMKM masih menghadapi tantangan akses modal, sertifikasi, dan digitalisasi. Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi antarkamar dagang, UMKM Melaka memiliki peluang besar untuk naik kelas, terutama melalui digital entrepreneurship dan ekonomi halal.
Dr. Arni Surwanti.,M.Si dan Retno Widowati,P.hD, dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, melaksanakan Pengabdian Masyarakat Internasional di Malaysia dengan berkolaborasi dengan dosen dari Fakultas Pengurusan Teknologi dan Teknousahawan Universiti Teknikal Melaka Malaysia (UTEM), Dr. Mohd Shamsuri bin Md Saad, memberikan pendampingan dalam penyusunan Strategi Pengembangan Bisnis Menggunakan Bisnis Canvas pada dua perusahaan bagian dari UMKM di Melaka, Malaysia.

Dua perusahaan tersebut adalah Frosha, Frozen Shack Sdn. Bhd., perusahaan yang memproduksi berbagai frozen food, dan PT3 Aeroskills Centre, perusahaan yang berusaha di bidang penyediaan sumber daya manusia yang terlatih.
Pada kegiatan ini, selain diikuti oleh kedua perusahaan UMKM di Melaka, Malaysia, juga diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang sedang mengikuti credit transfer di Fakultas Pengurusan Teknologi dan Teknousahawan Universiti Teknikal Melaka Malaysia (UTEM). Pada kegiatan ini kedua perusahaan merancang strategi pengembangan usaha berbasis bisnis canvas.
Strategi pengembangan usaha yang diidentifikasikan meliputi : Penguatan Segmen Pelanggan (Customer Segments),Pengembangan Proposisi Nilai (Value Proposition), Diversifikasi Saluran Distribusi (Channels), Penguatan Hubungan Pelanggan (Customer Relationships), Diversifikasi Aliran Pendapatan (Revenue Streams), Penguatan Sumber Daya Utama (Key Resources), Optimalisasi Aktivitas Utama (Key Activities), Pengembangan Kemitraan Strategis (Key Partners) dan Efisiensi Struktur Biaya (Cost Structure).
