YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Duta Besar Britania Raya untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, CVO, OBE., mengunjungi Kampus Terpadu Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta di Sedayu, Kamis (9/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyematkan penghargaan Gold Medal The Duke of Edinburgh’s International Award kepada siswa Kader Tingkat 6 Mu’allimin.
Kegiatan bertajuk Award in Action itu dihadiri perwakilan Kedutaan Besar Britania Raya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, MPA., serta Direktur Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Dr. Mhd. Lailan Arqam, S.Pd., M.Pd. Turut hadir pula jajaran pimpinan madrasah, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta dan Bantul, unsur TNI-Polri, serta tamu undangan lainnya. Seluruh guru dan siswa Mu’allimin juga mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Dominic Jermey menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi tantangan global. Ia menyebut, pemuda memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan positif di masa depan.
Ia juga mengapresiasi Muhammadiyah dan Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta yang dinilai konsisten dalam membangun pendidikan karakter. Menurut dia, karakter yang kuat menjadi fondasi penting bagi generasi muda untuk berkembang dan berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat.
Selain itu, ia menilai program The Duke of Edinburgh’s International Award sebagai bentuk kolaborasi yang mempererat hubungan Indonesia dan Inggris, khususnya dalam pengembangan kapasitas generasi muda.
Rangkaian acara diawali dengan penyambutan rombongan duta besar yang diiringi penampilan Pasukan Genderang Terompet (PGT) Mu’allimin Muhammadiyah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi seni bela diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah Unit 009 Mu’allimin Yogyakarta yang menampilkan kemampuan para siswa.
Direktur Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd. menyampaikan bahwa capaian Gold Medal tersebut menjadi bukti kualitas kader Mu’allimin yang mampu bersaing di tingkat internasional. Ia menambahkan, keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi Mu’allimin sebagai lembaga pendidikan kader yang berorientasi global.
Pada bagian akhir, pihak madrasah menegaskan bahwa berbagai program pembinaan di Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta memiliki keselarasan dengan kerangka The Duke of Edinburgh’s International Award, yang menekankan pengembangan karakter melalui empat pilar utama, yakni pengabdian (service), pengembangan keterampilan (skills), aktivitas fisik (physical recreation), dan petualangan (adventurous journey). Keselarasan ini tercermin dalam kegiatan kepemimpinan, pengabdian masyarakat, pembinaan kemandirian, serta penguatan fisik dan mental yang selama ini menjadi ciri khas pendidikan kader di Mu’allimin.
