Edukasi Mitigasi Erupsi Gunung Api Lewat Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah

Suara Muhammadiyah

29 June 2025

985
Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah saat mengikuti sesi diskusi mitigasi kebencanaan di Jambore Nasional. Foto: Cris

Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah saat mengikuti sesi diskusi mitigasi kebencanaan di Jambore Nasional. Foto: Cris

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah - Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah ke-3 memilih wilayah Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis-Ahad (26-29/6). Secara geografis, Tawangmangu merupakan daerah pegunungan. Salah satunya ialah Gunung Lawu, yang menjadi destinasi wisata, khususnya para pendaki yang ingin menikmati bentang pemandangan alam nan mempesona.

Wakil Sekretaris 1 Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah Budi Santoso mengungkapkan, saat ini kejadian bencana alam yang tengah terjadi mendominasi pada kategorisasi erupsi gunung api. Baru-baru ini, Gunung Lewotobi dan Gunung Ile Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi. Sebelumnya Gunung Semeru yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, juga mengalami erupsi.

"Kita punya ancaman cincin api (ring of fire), di mana banyak gunung api yang aktif. Sehingga kita memilih wilayah Tawangmangu, kaki Gunung Lawu satu pilihan yang tepat untuk Jambore tahun ini," ungkapnya saat ditemui Suara Muhammadiyah di sela-sela acara, Sabtu (28/6).

Para peserta melalui Jambore ini bisa belajar lebih membumi, bahwa potensi bencana alam berlaku di semua kondisi geografis. Kendati tidak stagnan praktek penanggulangan kebencanaan berbasis gunung, namun semua aspek-aspek yang berkaitan kebencanaan diberikan kepada seluruh peserta.

"Tema gunung kita ambil untuk melengkapi seluruh proses upaya peningkatan kapasitas relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah ke-3 ini," tuturnya.

Kiprah LRB PP Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) terus bergerak hadir di wilayah-wilayah rawan bencana alam untuk mengedukasi masyarakat, terutama pra-bencana, sehingga masyarakat sehingga masyarakat lebih siap, tanggap, dan tangguh dalam menghadapi ancaman bencana.

"MDMC menggerakkan di semua unsur di Muhammadiyah. Dari berbasis jamaah, amal usaha, untuk terlibat aktif dalam upaya program-program pengurangan risiko bencana, baik itu pencegahan maupun kesiapsiagaan," jelasnya.

Banyak di kawasan lereng gunung, terdapat sekolah, masjid, mushala, panti asuhan, ranting, cabang, dan lainnya. Budi mendorong masyarakat sekitar lereng gunung harus memiliki pengetahuan yang memadai dalam menghadapi potensi bencana, serta mampu meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian materiil.

"Sehingga MDMC menggerakkan bagaimana kemudian mengajak seluruh unsur komunitas memiliki pengetahuan mengenali kapan erupsi itu akan terjadi berikut tanda-tandanya. Lalu bagaimana mendapatkan akses informasi dari aktivitas gunung, dan apa yang harus dilakukan," ujarnya.

Setelah melakukan evakuasi, hal vital lainnya mengelola komunitas terdampak secara berkelanjutan, mulai dari pemulihan psikososial, distribusi bantuan, hingga pemberdayaan ekonomi dan penguatan kapasitas masyarakat.

"Nah ini kita memasifkan untuk menyelenggarakan program-program pencegahan," imbuhnya.

Pada saat yang sama, aspek kesiapsiagaan dilakukan dengan simulasi kolaborasi komunitas. Simulasi ini menggandeng seluruh komunitas, termasuk instansi pemerintah, agar tercipta sinergi dan kesiapan bersama menghadapi situasi darurat bencana alam.

"Kita ajak simulasi bersama. Simulasi melakukan upaya kesiapan dan kesiapsiagaan erupsi gunung api. Itu yang kita lakukan lebih banyak kepada teman-teman basis yang ada di lereng gunung yang memiliki ancaman potensi erupsi," tegasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURBALINGGA, Suara Muhammadiyah - Ada yang baru pada Ramadhan 1447H di Pimpinan Ranting Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

2 March 2026

Berita

Tingkatkan Peran Tenaga Kesehatan dalam Pelayanan, Pencegahan, dan Penanganan YOGYAKARTA, Suara Muh....

Suara Muhammadiyah

22 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H melakuk....

Suara Muhammadiyah

16 January 2025

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah – Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes mel....

Suara Muhammadiyah

26 February 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menjaga hafalan para santriwati, Ma'had Fathul Mu'in Muh....

Suara Muhammadiyah

26 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah