SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mengapresiasi capaian Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan pada Harijadi ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Edutorium UMS, Sabtu (24/10).
Fajar menilai capaian tersebut tak lepas dari budaya akademik yang telah dibangun UMS sejak lama. Budaya akademik yang kuat itu, kata Fajar, telah dirasakannya sejak pertama kali menginjakkan kaki di UMS pada akhir tahun 1990-an.
“UMS mempunyai tradisi intelektual yang kuat, yang ditopang budaya akademik yang kokoh serta oleh kepemimpinan kampus yang inklusif. Saya mengalami fase dinamika intelektual yang dinamis-konstruktif di kampus ini,” tuturnya.
Menurutnya, UMS telah berhasil menjaga dan membangun kebebasan akademik dengan baik. Baginya, kebebasan akademik memungkinkan tumbuhnya dialektika yang demokratis dan hal itu perlu ditopang dengan kepemimpinan kampus yang inklusif.
“Ciri kampus yang bisa tumbuh dan berkembang adalah kampus mampu menumbuhkan ruang-ruang pemikiran yang berbeda dan mampu mengelola keberagaman pemikiran itu dengan baik,” ujar Fajar.
“Dengan kehadiran gedung Ahmad Syafii Maarif di sini, kampus ini menunjukkan penghargaan kepada tradisi intelektual. Buya Syafii merupakan salah satu tokoh progresif yang banyak menginspirasi anak-anak muda yang menggeluti pemikiran Islam,” imbuhnya.
Selain memberikan penghargaan terhadap tradisi intelektual, Fajar mengatakan bahwa UMS juga telah menunjukkan keberpihakannya pada kaderisasi. Hal ini dibuktikan dengan peresmian gedung baru Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS.
“Hari ini juga akan diresmikan gedung Hajjah Nuriyah Shabran. Itu adalah representasi bahwa UMS mempunyai keberpihakan pada kaderisasi. Pondok Shabran ini didirikan di masa Pak Djazman Al-Kindi yang merupakan pendiri utama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Pendirian Pondok Shabran merupakan bentuk pernyataan dan penghargaan UMS terhadap kaderisasi,” tegasnya.
Terakhir, Fajar berharap di Harijadi ke-68 ini, UMS terus memberikan kontribusi untuk masyarakat yang lebih luas dan menjadi mercusuar perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia.
“Selamat Harijadi yang ke-68. Semoga UMS terus berkembang. Tidak hanya menjadi PTS terbaik nomor 1, tetapi memberikan banyak kontribusi kepada masyarakat. Setiap pengetahuan itu menjadi kearifan, setiap kompetensi menjadi kontribusi, dan setiap kemajuan menjadi benih untuk kebaikan Indonesia ke depan,” pungkasnya.

