SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Suasana penuh semangat, warna-warni kostum sejarah Islam, dan gemuruh riuh kolaborasi memenuhi Airlangga Convention Center (ACC) Kampus C Universitas Airlangga, Sabtu (23/5/2026). Sebanyak 530 siswa-siswi SD Muhammadiyah 16 Surabaya berkumpul bersama para orang tua dalam agenda hajatan tahunan yang sangat dinantikan: Family Festival Anak Kreatif atau yang akrab dikenal sebagai Famfest 16.
Mengusung tema besar “Kami Muslim, Kami Pemimpin”, festival tahun ini dirancang secara apik untuk memadukan pentas seni anak dengan ruang kebersamaan keluarga (Family Day). Sejak pagi, area convention center telah dipadati oleh para peserta yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga siang hari.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Ely Rhodifah, S.H., M.Pd., menjelaskan bahwa, Famfest merupakan wadah kolaborasi bersinergi antara pihak sekolah dan wali murid. Melalui kegiatan ini, anak-anak diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengeksplorasi bakat sekaligus mengimajinasikan karakter mulia dari tokoh-tokoh pemimpin besar Islam.
“Tema ‘Kami Muslim, Kami Pemimpin’ ini sangat selaras dengan konsep dasar SD Muhammadiyah 16 Surabaya sebagai ‘Sekolah Kreatif’ yang senantiasa mengedepankan tiga pilar utama, yaitu Kreatif, Karakter, dan Pemimpin. Kami ingin memberikan wadah nyata bagi anak-anak untuk mengeksplorasi diri dan menginternalisasi karakter kepemimpinan tersebut,” ujarnya.
Salah satu keunikan utama dari Famfest 16 kali ini adalah performa seni bertema sejarah kejayaan Islam yang dibawakan langsung oleh para siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Di atas panggung megah, anak-anak tampil mengenakan kostum bernuansa historis dan memperagakan peran tokoh-tokoh besar Muslim dan Muslimah masa lalu, seperti panglima legendaris Muhammad Al-Fatih, tokoh wanita mulia Fatimah az-Zahra, hingga sahabat diplomatik Amru bin Ash. Setiap kelas mendapatkan peran tokoh yang berbeda-beda, memberikan edukasi sejarah yang hidup dan interaktif bagi seluruh hadirin.
Ely menekankan bahwa sebagai sekolah humanis, SD Muhammadiyah 16 Surabaya berkomitmen penuh pada prinsip inklusivitas. Dari total 530 siswa yang terlibat, tidak ada satu pun anak yang ditinggalkan. Pihak sekolah memastikan seluruh siswa, termasuk siswa ABK/inklusi, mendapatkan kesempatan dan panggung yang sama untuk tampil menunjukkan potensinya tanpa ada diskriminasi.
Selain unjuk bakat di atas panggung, esensi dari Family Day diwujudkan melalui serangkaian perlombaan dan aktivitas interaktif yang melibatkan kerja sama kompak antara anak dan orang tua. Mulai dari lomba mewarnai bersama, pembuatan kreasi konten vlog keluarga (nge-vlog bareng), hingga penampilan-penampilan kompak yang menuntut keselarasan antara orang tua dan anak.
“Melalui Family Day ini, anak-anak belajar berani mengambil keputusan dalam suasana kompetisi yang sehat. Kami mengintegrasikan peran orang tua secara aktif agar proses pendidikan anak menjadi jauh lebih bermakna dan mendalam. Harapan besarnya, terjalin sinergi dan dukungan timbal balik yang kuat antara rumah dan sekolah dalam mengawal konsep sekolah pemimpin ini,” pungkasnya.
Kegiatan Famfest 16 ditutup dengan penuh keceriaan menjelang siang hari. Melalui momentum ini, jargon “Selalu Berusaha Untuk Lebih Baik” yang diusung sekolah benar-benar bergema nyata, menginspirasi ratusan calon pemimpin masa depan yang berkarakter islami, tangguh, dan kreatif dari bumi Surabaya. (Yuda)

