Fikes UNIMMA Gelar Wisuda dan Angkat Sumpah, Hadirkan Tenaga Kesehatan Berintegritas

Suara Muhammadiyah

22 September 2025

799
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Wisuda dan Angkat Sumpah bagi 171 mahasiswa Program Profesi Ners dan D3 Keperawatan. Acara dilaksanakan pada Sabtu (20/9) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA ini menjadi penanda penting bagi para lulusan untuk mengabdikan diri sebagai tenaga kesehatan professional.

Dekan Fikes, Ns. Kartika Wijayanti, M.Kep., dalam laporannya mengatakan bahwa acara angkat sumpah bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah momentum sakral. “Dengan acara angkat sumpah yang merupakan sebuah acara sakral ini, maka para lulusan akan mendapatkan sebuah kewenangan untuk melakukan tindakan di bidang keperawatan sesuai dengan tingkat pendidikannya masing-masing. Jadi angkat sumpah ini bukan hanya sekadar seremonial dan ini tentunya tidak didapatkan dengan mudah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kartika menyampaikan sebanyak 69 peserta dari program D3 Keperawatan dan 102 dari Profesi Ners telah menyelesaikan masa studi dengan penuh tanggung jawab. Disebutkan, untuk Profesi Ners telah menempuh satu tahun profesi di lapangan baik di rumah sakit, Puskesmas, maupun komunitas dengan kehadiran 100% tanpa jeda, serta menyelesaikan karya tulis ilmiah yang telah dipublikasikan dalam prosiding internasional. “Dan Alhamdulillah, pada tahun 2025 ini seluruh mahasiswa program keperawatan sebanyak 69 dinyatakan kompeten 100%,” tambahnya.

Dekan Fikes berharap, para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama masa pembelajaran, baik secara akademik maupun praktik untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Dr. Edi Soesanto, S.Kp., MKes, mewakili Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah, memberikan apresiasi kepada UNIMMA dan Fikes atas pelaksanaan sumpah profesi tersebut. Ia menekankan bahwa untuk mencapai profesionalisme, tidak hanya dibutuhkan kompetensi tinggi, tetapi juga tanggung jawab moral yang harus dimiliki oleh setiap perawat. “Moral responsibility ini tidak dapat diukur oleh akreditasi, namun menjadi landasan utama dalam menjalankan profesi keperawatan dengan integritas,” jelasnya.

Adapun prosesi angkat sumpah berlangsung sakral dengan dipandu rohaniawan. Dan dilanjutkan dengan penyematan pin serta penyerahan buku kode etik keperawatan secara simbolik oleh DPD PPNI Kabupaten Magelang.

Dengan prosesi pengangkatan sumpah bagi 171 lulusan tersebut, UNIMMA terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia berkualitas yang siap berkontribusi nyata dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia.

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Mengembangkan dan Mencari Cabang dan Ranting Unggulan CILACAP, Suara Muhammadiyah - Revitalisasi Pi....

Suara Muhammadiyah

24 June 2024

Berita

Annisa Nurhayati, mahasiswa apoteker angkatan 42 dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uham....

Suara Muhammadiyah

28 August 2025

Berita

SEOUL, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universita Muhammadiyah Jakarta (F....

Suara Muhammadiyah

26 April 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjadi tuan rumah Rapat ....

Suara Muhammadiyah

19 January 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muha....

Suara Muhammadiyah

20 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah