FKIP UAD Gelar Sarasehan Pemikir Pendidikan

Suara Muhammadiyah

10 January 2024

1890
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Doktor Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar “Sarasehan Melahirkan Pemikir Pendidikan Muhammadiyah,” Kamis, 11 Januari 2024 di Aula Masjid Islamic Center UAD Jl. Ahmad Yani, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Hadir sebagai presenter sarasehan Prof. Dr. M. Amin Abdullah, M.A., Prof. Dr. Abdul Munir Mulkhan, S.U., Prof. Suyata, Ph. D., dan Dr. Mohamad Ali, M.Pd. Sebanyak 83 pemikir dan peneliti pendidikan sebagai undangan sarasehan dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta dan sekitarnya telah mengkonfirmasi kehadiran dalam acara tersebut. 

Dalam acara tersebut, Prof. Dr. M. Amin Abdullah, M.A. menyampaikan materi tentang “Melahirkan Pemikir Pendidikan Muhammadiyah” sebagai kebutuhan dasar untuk menjawab tantangan minimnya pemikir dan hasil kajian filosofis pendidikan di Muhammadiyah dewasa ini. Prof. Dr. Abdul Munir Mulkhan, S.U. menyampaikan materi tentang “Landasan Filosofis Pendidikan Muhammadiyah” sebagai jawaban atas kebutuhan rumusan filosofi pendidikan Muhammadiyah. Prof. Suyata, Ph.D. menyampaikan materi tentang “Basis Filosofis Keilmuan Pendidikan Muhammadiyah” sebagai jawaban atas kebutuhan epistemologi pendidikan di Muhammadiyah. Dr. Mohamad Ali, M.Pd. menyampaikan “Sejarah Pemikiran Pendidikan Muhammadiyah” sebagai rintisan awal kajian sejarah pemikiran pendidikan di Muhammadiyah.

Tujuan penyelenggaraan Sarasehan Melahirkan Pemikir Pendidikan Muhammadiyah sebagai berikut: pertama, menganalisis dan mengevaluasi progres dan capaian pendidikan Muhammadiyah di antara dinamika global pendidikan, secara khusus di dunia Islam kontemporer. Kedua, menyusun draf peta jalan (road map) kontribusi Muhammadiyah pada dunia pendidikan Indonesia dan dunia Islam. Ketiga, mengidentifikasi dan merumuskan kebutuhan pemikir pendidikan Muhammadiyah yang harus dilahirkan untuk pencapaian misi Islam Berkemajuan. Keempat, memetakan tema-tema riset yang dibutuhkan dalam merintis bangunan teori pendidikan Muhammadiyah. Kelima, menyusun strategi Program Doktor Pendidikan UAD yang kontributif bagi lahirnya pemikir/filosof/teoretikus pendidikan Muhammadiyah. 

“FKIP sebagai embrio UAD memiliki beban dan tanggung jawab sejarah untuk menjawab kebutuhan lahirnya pemikir-pemikir pendidikan di Muhammadiyah. Sarasehan ini adalah langkah awal atau pintu masuk untuk memulai aktivitas Program Doktor Pendidikan di FKIP UAD,” kata Muhammad Sayuti, Ph.D., Dekan FKIP UAD. (tim)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Semangat juang dan ketangkasan akan berpadu dalam Kejuaraan Tapak Suci ....

Suara Muhammadiyah

9 May 2025

Berita

MAMUJU, Suara Muhammadiyah - Prosesi wisuda sarjana angkatan III 2023 Universitas Muhammadiyah Mamuj....

Suara Muhammadiyah

12 October 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Baginya, IPM adalah sekolah. Tapi bukan sekolah dalam pengertian yang ....

Suara Muhammadiyah

23 July 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Sosialisasi dan Workshop, Kurasi Sertifikat Prestasi Siswa, Sekolah / ....

Suara Muhammadiyah

16 April 2026

Berita

Pemuda Lintas Iman dan PKK Joyotakan Surakarta Bersemangat  SOLO, Suara Muhammadiyah - Eco Bhi....

Suara Muhammadiyah

4 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah